Petugas saat menunjukan form pelanggaran dalam aplikasi e-tilang, Kamis (14/12/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja) Petugas saat menunjukan form pelanggaran dalam aplikasi e-tilang, Kamis (14/12/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 20 Desember 2016 20:40 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

LALU LINTAS SOLO
2 Pekan Uji Coba E-Tilang, Mayoritas Warga Belum Paham

Lalu lintas Solo, Satlantas Polresta Solo dua pekan ini menguji coba e-tilang.

Solopos.com, SOLO — Satuan lalu lintas (Satlantas) Polresta Solo sudah dua pekan ini menguji coba pemberlakuan tilang secara elektronik (e-tilang). Dari uji coba diketahui banyak warga yang belum paham bagaimana cara kerja e-tilang.

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Imam Safii, mengatakan pelaksanaan e-tilang sudah mulai dilaksanakan di sejumlah daerah di Indonesia seperti Yogyakarta. Di Jateng juga sudah banyak yang menerapkan uji coba e-tilang termasuk Kota Solo.

“Kami sudah melakukan uji coba e-tilang selama dua pekan ini. Satlantas sebelumnya telah melatih belasan petugas dalam penggunaan aplikasi e-tilang,” ujar Imam saat ditemui wartawan di Kantor Satlantas, Selasa (20/12/2016).

Menurut Imam, Satlantas sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum seperti Pengadilan Negeri (PN) Solo dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo. Hasilnya, mereka mendukung penuh penerapan e-tilang.

“Kami nantinya mengajarkan bagaimana cara mengoperasikan aplikasi e-tilang kepada petugas di PN dan Kejari,” kata dia.

Ia menjelaskan perbedaan e-tilang dengan tilang manual terletak pada pembayarannya yakni secara e-banking atau langsung ke bank. Satlantas tetap akan menyita surat izin mengemudi (SIM) atau surat tanda nomor kendaraan (STNK) bagi pelanggar lalu lintas (lalin). SIM atau STNK akan dikembalikan kepada pemiliknya jika sudah menyerahkan bukti pembayaran e-tilang.

“Pengambilan SIM dan STNK nantinya tidak lagi ke Satlantas, tetapi ke PN atau Kejari. Kami menerapkan program e-tilang sebagai upaya mencegah terjadinya pungli di Satlantas,” kata dia.

Ia menambahkan selama pelaksanaan uji coba e-tilang masih banyak masyarakat yang tidak tahu. Satlantas akan terus menyosialisasikan kepada mayarakat sebelum program e-tilang di Solo mulai diberlakukan tahun depan.

Sementara itu, Wakasatlantas Polresta Solo, AKP Made Ray Ardana, mengatakan ada puluhan anggota Satlantas saat ini sedang belajar mengoperasikan program aplikasi e-tilang. Selama uji coba dua pekan anggota Satlantas sudah banyak yang bisa mengoperasikan aplikasi itu.

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…