Perempuan simpanan dipermalukan Zhang Yufeng (Shanghaiist) Perempuan simpanan dipermalukan Zhang Yufeng (Shanghaiist)
Selasa, 20 Desember 2016 00:00 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

KISAH UNIK
Kerja Wanita Ini Tangkap dan Hajar Selingkuhan

Kisah unik kali ini tentang Zhang Yufeng si pembunuh wanita simpanan.

Solopos.com, BEIJING – Di Tiongkok ada perempuan yang menawarkan jasa menangkap selingkuhan suami. Bernama Zhang Yufeng, perempuan berusia 50-an itu sudah menjalani pekerjaannya tersebut sejak 1990-an.

Zhang bersama pelapor (Shanghaiist)

Zhang bersama pelapor (Shanghaiist)

Pekerjaan Zhang Yufeng membuat dirinya dijuluki ‘pembunuh wanita simpanan’. Zhang mengklaim dirinya sudah pernah membongkar ribuan kasus perselingkuhan.

Tidak hanya mencari bukti untuk proses perceraian, Zhang juga mengusahakan istri yang diselingkuhi itu bisa mempermalukan selingkuhan suaminya. Cara mempermalukan yang dilakukan Zhang cenderung ke kekerasan fisik terhadap wanita simpanan.

Dilansir Global Times China, Zhang melakukan pekerjaan unik ini setelah menjadi korban perselingkuhan suaminya. Pada waktu itu, Zhang mengaku menghajar selingkuhan suaminya sebelum bercerai.

Menurut Zhang menghajar perempuan simpanan itu baik untuk kesehatan istri korban selingkuhan. Rasa lega setelah melampiaskan kemarahan membuat istri-istri korban selingkuhan itu bisa bernapas lebih lega.

Sekarang Zhang tinggal di Beijing. Di tempat yang ia sebut sebagai Moon Bay itu Zhang menolong perempuan korban perselingkuhan. Kebanyakan adalah perempuan yang diusir suaminya yang memilih wanita lain.

Sehari-harinya Zhang mengaku mendapat setidaknya 100 telepon tentang dugaan perselingkuhan. Setelah foto-foto pekerjaannya itu beredar di media sosial. Zhang kini dianggap  oleh beberapa orang sebagai pahlawan.

 

 

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…