Pemain PSCS Cilacap berlatih. (Burhan Aris Nugraha/JIBI/Solopos) Pemain PSCS Cilacap berlatih. (Burhan Aris Nugraha/JIBI/Solopos)
Selasa, 20 Desember 2016 08:55 WIB Jumali/JIBI/Harian Jogja Indonesia Share :

ISC B 2016
Siapa Saja Personel PSCS Cilacap di Babak Final?

ISC B 2016, masing-masing tim siap berangkat

Solopos.com, SLEMAN — Sebanyak dua tim finalis ISC B 2016, PSS Sleman dan PSCS Cilacap direncanakan bertolak dari daerahnya masing-masing ke Solo, pagi ini [Selasa (20/12/2016) pagi]. Mereka memilih berangkat lebih awal ke Kota Bengawan dengan harapan  kebugaran para pemain tetap terjaga, jelang bentrok pada partai final di Stadion Manahan, Solo, Kamis (22/12/2016) malam.

Pelatih PSCS Cilacap Gatot Barnowo kepada Harianjogja.com mengatakan, skuat asuhannya bertolak ke Solo pagi ini (20/12/2016). Meski tidak merinci jumlah pemain yang dibawa pada laga kali ini, namun pelatih asal Jogja ini menyatakan bahwa skuatnya telah siap berhadapan dengan PSS.

“Anak-anak sudah siap. Soal siapa saja nanti dibawa ke Solo, masih kami tentukan dalam latihan sore ini,” ucap Gatot, Senin (19/12/2016)

Menurut Gatot, laga final kali ini dipastikan syarat gengsi dan emosi bagi kedua kesebelasan. Sebab, selain akan mempertemukan dua pelatih asal DIY, laga final kali ini juga mempertemukan sejumlah eks pemain Persiba Bantul. Sebut saja, Khoiron, Ugik Sugiyanto, Khomat Suharto dan Syaiful Lawenusa sempat berseragam Laskar Sultan Agung. Bahkan, Ugik Sugiyanto dan Seto Nurdiyantoro sempat berbaju sama, yakni Persiba dan mengantar tim ini juara Divisi Utama.

“Di samping itu, PSS adalah tim kuat. Mereka punya kolektivitas dan produktivitas cukup baik, ini yang kami waspadai,” tandas Gatot.

Terpisah, Sekretaris PSCS Wasis mengungkapkan pihaknya berharap agar laga final kali ini tetap digelar dengan penonton. Operator kompetisi PT GTS sebaiknya mengindahkan keinginan kelompok suporter Persis Solo, Pasoepati, agar laga digelar tanpa penonton.

Selain itu, pengamanan lebih dari kepolisian setempat sebaiknya ditingkatkan untuk antisipasi hal-hal yang diinginkan terkait panasnya hubungan suporter kedua tim maupun Pasoepati selaku kelompok suporter tuan rumah.

“Harapan kami tetap dengan penonton,” kata Wasis.

Di sisi lain, Wasis berharap agar Taryono dan kawan-kawan tidak tinggi hati jelang laga melawan PSS. Pemain PSCS diminta tetap fokus dan menjaga stamina serta konsentrasi. “Harus fokus pada pertandingan final nanti,” harapnya.

Lowongan Pekerjaan
SALES, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…