Sejumlah lubang terlihat di jalan raya Kaliyoso, Nogosari, Selasa (20/12/2016). (Aries Susanto/JIBI/Solopos) Sejumlah lubang terlihat di jalan raya Kaliyoso, Nogosari, Selasa (20/12/2016). (Aries Susanto/JIBI/Solopos)
Selasa, 20 Desember 2016 17:15 WIB Aries Susanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

INFRASTRUKTUR BOYOLALI
Baru 2 Bulan Diperbaiki, Jalan Kaliyoso Rusak Lagi

Infrastruktur Boyolali, jalan raya Kaliyoso di Kecamatan Nogosari berlubang di sana-sini.

Solopos.com, BOYOLALI — Jalan raya Kaliyoso, Kecamatan Nogosari, yang menghubungkan Boyolali-Sragen sudah rusak lagi meski baru saja diperbaiki sekitar dua bulan lalu.

Salah satu warga Kaliyoso, Nogosari, Soni, mengatakan kerusakan jalan tersebut dinilai sangat membahayakan pengguna jalan. Apalagi saat jam berangkat sekolah dan pulang kerja, jalanan sangat ramai dan padat.

“Banyak warga yang mlipir-mlipir menghindari jalan berlubang merata di sepanjang jalan Kaliyoso. Bahayanya itu jika saling tubrukan karena sama-sama menghindari jalan berlubang,” paparnya kepada Solopos.com, Selasa (20/12/2016).

Kerusakan jalan itu, kata Sony, kian diperparah dengan musim hujan yang cukup intens belakangan ini. Jalan yang berlubang itu tertutup genangan air dan bisa mencelakai pengguna motor. “Pengguna mobil juga mengeluh karena mobil cepat rusak akibat terperosok jalan berlubang,” paparnya.

Hal senada juga diungkapkan Sari, warga Nogosari. Menurut Sari, kerusakan jalan tersebut sangat membahayakan warga meski kerusakannya terbilang belum begitu parah. “Seingat saya baru saja diperbaiki dua bulan lalu, tapi kini rusak lagi,” paparnya.

Menurut Sari, faktor hujan dan truk pengangkut pasir yang melebihi tonase menjadi biangnya. Selama ini, jalan tersebut menjadi akses alternatif truk-truk pengangkut pasir menuju Sragen. “Tolong kepada pihak terkait, dengarkan aspirasi warga. Sebelum menjadi semakin parah, mohon kerusakan segera diperbaiki,” pintanya.

Pantauan Solopos.com, jalan yang rusak terlihat di bagian cor beton. Bahkan sebagian cor mengelupas dan terlihat besi rangka tulangnya. Kerusakan jalan paling banyak terjadi di sepanjang jalan Kaliyoso sisi utara. Hal itu terjadi lantaran banyak truk pengangkut pasir yang kembali membawa muatan cukup banyak melintasi sisi utara.

Camat Nogosari, Wagino, truk-truk pengangkut pasir yang melintasi sejumlah ruas jalan di Kecamatan Nogosari membuat jalan cepat rusak. “Kerusakan jalan di Nogosari ini dipicu truk-truk pasir yang melebihi tonase. Belum genap diperbaiki setahun lalu, eh sudah hancur lagi,” ujarnya belum lama ini.

Pria yang akrab disapa Eyang Ghieno ini bahkan mengaku kerap mencegat truk-truk asal Pati, Purwodadi, dan Blora di tengah jalan sambil mengancam akan melaporkan kepada petugas. Ia juga pernah memarkir kendaraan dinasnya dalam kondisi melintang di tengah jalan ketika truk-truk pasir berjalan beriring-iringan melintasi jalan di Nogosari.

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…