Ilustrasi sweeping organisasi kemasyarakatan (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi sweeping organisasi kemasyarakatan (JIBI/Solopos/Dok.)
Selasa, 20 Desember 2016 18:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Gubernur Ganjar Dorong Penindakan Pelaku Sweeping

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendorong aparat menindak tegas pelaku sweeping.

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong aparat penegak hukum agar tidak ragu-ragu menindak tegas organisasi kemasyarakatan yang melakukan sweeping menjelang perayaan Hari Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

“PP tentang ormas sudah ada, tinggal sosialisasikan, jalankan,” kata Gubernur Ganjar di Semarang, Selasa (20/12/2016).

Menurut dia, sweeping menggambarkan aksi yang terlihat mengerikan. Ia meminta tindakan yang tampil menyeramkan tersebut dihentikan. Kalaupun ada hal-hal yang dirasa masih belum pas, Ganjar mengingatkan bahwa hal-hal itu bisa saja dikomunikasikan tanpa perlu adanya sweeping oleh ormas.

“Kedepankan toleransi. Kami akan bantu komunikasikan apa yang kira-kira tidak pas,” ujarnya.

Ia meminta agar hal-hal yang menyejukkan lebih dikedepankan. “Misal, masih ada mal yang harus diingatkan ya diingatkan, ada komunitas yang perlu dingatkan, nanti diingatkan,” ucapnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…