Pengasuh Pondok Pesanten Soko Tunggal K.H. Nuril Arifin (kanan) tampil bersama Romo Aloysius Budi Purnomo (kiri) dalam Diskusi Toleransi Bukan Diskriminasi, di Semarang, Jateng, Selasa (20/12/2016). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo) Pengasuh Pondok Pesanten Soko Tunggal K.H. Nuril Arifin (kanan) tampil bersama Romo Aloysius Budi Purnomo (kiri) dalam Diskusi Toleransi Bukan Diskriminasi, di Semarang, Jateng, Selasa (20/12/2016). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Selasa, 20 Desember 2016 17:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo Semarang Share :

FOTO KERUKUNAN UMAT BERAGAMA
Toleransi Bukan Diskriminasi Didiskusikan

Kerukunan umat beragama didiskusikan di Semarang.

Pengasuh Pondok Pesanten Soko Tunggal K.H. Nuril Arifin (kanan) tampil bersama Romo Aloysius Budi Purnomo (kiri) dalam Diskusi Toleransi Bukan Diskriminasi, di Semarang, Jateng, Selasa (20/12/2016). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Pengasuh Pondok Pesanten Soko Tunggal K.H. Nuril Arifin (kanan) tampil bersama Romo Aloysius Budi Purnomo (kiri) dalam Diskusi Toleransi Bukan Diskriminasi, di Semarang, Jateng, Selasa (20/12/2016). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Pengasuh Pondok Pesanten Soko Tunggal K.H. Nuril Arifin (kanan) bersama Romo Aloysius Budi Purnomo (kiri) menjadi pembicara pada Diskusi Toleransi Bukan Diskriminasi, di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (20/12/2016). Diskusi itu antara lain membahas tentang perlunya toleransi beragama untuk mewujudkan kerukunan antarumat beragama saat ini.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…