Awan berbentuk unik terlihat di kawasan Gunungpati, Kota Semarang, Senin (19/12/2016) pagi. (Facebook.com-Erna Kurniati Ekhwan) Awan berbentuk unik terlihat di kawasan Gunungpati, Kota Semarang, Senin (19/12/2016) pagi. (Facebook.com-Erna Kurniati Ekhwan)
Selasa, 20 Desember 2016 10:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

FENOMENA ALAM
Awan Menakjubkan Selimuti Semarang, Morning Glory?

Fenomena alam awan berbentuk unik mirip dengan fenomena awan morning glory terlihat di beberapa kawasan di Kota Semarang.

Awan berbentuk unik terlihat di kawasan Tembalang, Kota Semarang, Senin (19/12/2016) pagi. (Facebook.com-Eka Kurniawan Adi Prabowo)

Awan berbentuk unik terlihat di kawasan Tembalang, Kota Semarang, Senin (19/12/2016) pagi. (Facebook.com-Eka Kurniawan Adi Prabowo)

Solopos.com, SEMARANG – Fenomena alam berupa awan yang berbentuk unik dan menakjubkan yang menyelimuti Kota Semarang dan Kabupaten Semarang belakangan hari ini menjadi perbincangan hangat publik pengguna Internet (netizen) di media sosial. Netizen Semarang juga ramai menggunjingkan fenomena alam unik itu di grup Facebook Media Informasi Kota Semarang (MIK Semar).

 Awan unik Semarang terlihat dari kawasan Tembalang, Senin (19/12/2016) pagi. (Facebook.com-Eka Kurniawan Adi Prabowo)

Awan unik Semarang terlihat dari kawasan Tembalang, Senin (19/12/2016) pagi. (Facebook.com-Eka Kurniawan Adi Prabowo)

Awan berbentuk unik terlihat di kawasan Srondol, Kota Semarang, Senin (19/12/2016) pagi. (Facebook.com-Feri Nugroho)

Awan berbentuk unik terlihat di kawasan Srondol, Kota Semarang, Senin (19/12/2016) pagi. (Facebook.com-Feri Nugroho)

Awan berbentuk unik terlihat di kawasan Lamper Kidul, Kota Semarang, Senin (19/12/2016) pagi. (Facebook.com-Sandi Kelana)

Awan berbentuk unik terlihat di kawasan Lamper Kidul, Kota Semarang, Senin (19/12/2016) pagi. (Facebook.com-Sandi Kelana)

Awan unik terlihat dari kawasan Gunung Pati, Kota Semarang, Senin (19/12/2016) pagi. (Facebook.com-Hadi Margono)

Awan unik terlihat dari kawasan Gunung Pati, Kota Semarang, Senin (19/12/2016) pagi. (Facebook.com-Hadi Margono)

Awan berbentuk unik terlihat di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, Senin (19/12/2016) pagi. (Facebook.com-Jaguar Paw)

Awan berbentuk unik terlihat di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, Senin (19/12/2016) pagi. (Facebook.com-Jaguar Paw)

Berawal dari unggahan foto pengguna akun Eka Kurniawan Adi Prabowo yang menujukkan awan berbentuk unik itu, para member pun lantas juga mengunggah hasil jepretan mereka ke dalam kolom komentar. Pada awalnya, pengguna akun Eka Kurniawan Adi Prabowo mengunggah fenomena awan tersebut yang dipotret di kawasan Tembalang, Senin (19/12/2016) pagi. Ia mengungkapkan bahwa bentuk awan itu mirip dengan awan dalam film Indepdendence Day. “Lur awan di sekitar Tembalang kyk Independence Day,” tulisnya pada keterangan foto. Namun ternyata awan berbentuk unik dan menakjubkan itu juga terlihat di banyak daerah di kawasan Semarang.

Awan yang menyelimuti Kota Semarang belakangan hari ini terlihat seperti gulungan berbentuk tabung. Awan itu juga terkadang membentuk sebuah lingkaran. Fenomena awan bergulung biasanya disebut awan morning glory.

Dilansir Wikipedia, awan morning glory merupakan salah satu fenomena alam yang sangat langka. Awan ini memiliki bentuk seperti gulungan yang panjangnya bisa mencapai hingga 1.000 km dengan ketinggian 1 hingga 2 km. Bahkan terkadang dapat berada pada ketinggian hanya sekitar 100 hingga 200 meter dari atas permukaan bumi. Awan ini juga bergerak dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam.

Bentuk awan yang mirip fenomena awan morning glory di Semarang itu terjadi di berbagai kawasan di Semarang seperti Tembalang, Bandungan, Gunungpati, dan beberapa kawasan di kota bawah. Belum diketahui pasti apakah itu memang fenomena awan morning glory atau hanya mirip. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

lowongan kerja
lowongan kerja SMK Daarul Hidayah Sukoharjo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…