Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, merayakan kemenangan bersama para pemain. (Reuters / Phil Noble)
Selasa, 20 Desember 2016 23:30 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Inggris Share :

Ball Possession 68% Lawan Everton, Cuma Menang 1-0, Ini Penjelasan Klop

Liga Inggris menyajikan kemenangan Liverpool atas Everton.

Solopos.com, LIVERPOOL – Liverpool sukses memenangi Derby Merseyside melawan Everton dalam lanjutan pekan ke-17 Liga Premier Inggris. Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, merasa gembira dengan kemenangan itu karena laga melawan Everton dinilainya sangat sulit.

Bertandang ke Goodison Park, Selasa (20/12/2016) dinihari WIB, Liverpool menang dengan skor 1-0. Satu-satunya gol Liverpool di laga ini dicetak oleh Sadio Mane di masa injury time babak kedua. Berawal dari tendangan Daniel Sturridge yang hanya menerpa tiang, bola muntah kemudian disambar Mane untuk menjadi gol.

Liverpool sendiri tampil dominan di laga ini, terutama di babak kedua. Total, The Reds mencatatkan 68% penguasaan bola. Jordan Henderson dkk juga membuat 11 percobaan dengan empat yang mengarah ke gawang. Bandingkan dengan tuan rumah yang hanya membuat 6 attempts dengan satu yang on target.

“Laga tadi cukup intens, tapi kami amat gembira dan pantas menang di sebuah pertandingan yang sulit. Hal terpenting yang bisa Anda lakukan di malam seperti ini adalah menang dan Anda melihat betapa gembiranya fans kami,” tutur Klopp, dikutip dari Sky Sports.

“Kami tidak banyak membiarkan lawan membuat peluang, saya bahkan tidak ingat satu peluang dari Everton. Rencana Everton adalah sepak bola yang gila. Mereka mengejar kami ke manapun, sangat sulit bermain melawan yang seperti ini,” sambungnya.

“Awalnya kami tidak mampu. Kami akan lebih baik untuk merespons permainan ini dalam beberapa bulan. Tapi kami lebih baik di babak kedua, kami mestinya bisa mencetak gol lebih awal tapi sesungguhnya saya tidak peduli.”

Klopp juga memuji Sturridge yang membuat prubahan ketika masuk sebagai pemain pengganti. Dia berperan dalam gol yang dicetak oleh Mane. “Kami butuh seseorang yang bisa menembak dan Daniel Sturridge melakukannya,” jelas Klopp.

“Kalau Anda hanya memenangi pertandingan ketika Anda bermain bagus maka Anda tidak akan memenangi banyak pertandingan. Tadi adalah sebuah pertempuran dan kami sudah siap untuk itu,” tuntas pelatih asal Jerman ini.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…