Remaja yang dituduh mencuri di kedai Komunitas Semarangker yang juga posko Komunitas Lindu Aji, Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (13/12/2016) malam. (Facebook.com-Marcellino Dewa Bagaskara) Remaja yang dituduh mencuri di kedai Komunitas Semarangker yang juga posko Komunitas Lindu Aji, Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (13/12/2016) malam. (Facebook.com-Marcellino Dewa Bagaskara)
Senin, 19 Desember 2016 08:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PENCURIAN SEMARANG
Nekat! Remaja Ini Curi Tablet di Posko Lindu Aji

Pencurian dilakukan seorang remaja di kedai milik Komunitas Semarangker yang jadi satu dengan posko Komunitas Lindu Aji.

Solopos.com, SEMARANG – Seorang remaja pria, Selasa (13/12/2016) malam, nekat mencuri di kedai milik komunitas Semarangker yang menjadi satu dengan posko Komunitas Lindu Aji, Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Remaja yang sempat mengaku sebagai warga Purwodadi, Grobogan itu kini masih dalam pencarian beberapa orang yang tergabung dalam komunitas Semarangker.

Informasi tersebut dipaparkan pengguna akun Facebook Marcellino Dewa Bagaskara ke dinding grup Facebook Media Informasi Kota Semarang (MIK Semar). Ia juga mengunggah foto remaja itu ke dinding grup.

Berdasarkan informasi yang ia paparkan, remaja itu mengaku bernama Jenduol warga Purwodadi. Sebelumnya, Jenduol mengenal pengurus Komunitas Semarangker melalui media sosial Facebook.

Pada Selasa (13/12/2016), Jenduol bertamu ke kedai milik Komunitas Semarangker yang jadi satu dengan posko Komunitas Lindu Aji. Saat itu kedai hanya dijaga oleh satu orang. Saat Jenduol pergi ke toilet, sebuah tablet yang terletak di dekat toilet raib digondol Jenduol.

Anggota Komunitas Semarangker mencoba menghubungi Jenduol melalui Facebook dan memintanya untuk mengermbalikan barang curian Kamis (15/12/2016) malam, namun Jenduol tak kunjung datang.

Berdasarkan pantauan Semarangpos.com di grup Facebook MIK Semar, hingga Jumat (16/12/016) pukul 16.40, Jenduol belum kunjung mengembalikan barang curiannya. Beberapa anggota Komunitas Semarangker juga masih mencarinya, namun belum diketahui pasti apakah Jenduol dilaporkan kepada pihak berwajib atau tidak. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
Guest House Syariah Teras Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…