Senin, 19 Desember 2016 02:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PEMKOT JOGJA
Peringati Hari Kesetiakawanan, Sunatan Massal Digelar

Pemkot Jogja memberikan kesempatan 100 anak menjalani sunatan gratis.

Solopos.com, JOGJA — Sebanyak 100 anak-anak mengikuti sunatan massal yang digelar Pemerintah Kota Jogja, Minggu (18/12/2016). Sunatan massal ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN).

Kepala Dinas Sosial, Tenagakerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Jogja, Hadi Muhtar mengatakan sunnatan massal digelar setiap tahun menjelang HKSN, “Harapannya bisa mengurangi beban warga,” katanya, disela-sela sunatan massal di Gedung Graha Pandawa, Komplek Balai Kota Jogja.

Ia mengatakan kesetiakawanan merupakan pilar utama untuk membangun solidaritas dan kepedulian sosial terhadap sesama. Banyaknya persoalan sosial tidak mungkin mampu diselesaikan oleh pemerintah dalam waktu sebentar sehingga dibutuhkan kesadaran untuk saling peduli.

Dalam acara sunnatan massal ini diawali dengan doa bersama dan potong tumpeng. Para peserta sunnatan massal usia SD dan TK ini sebagian tampak riang gembira, namun ada juga beberapa yang menangis. Tiap peserta sunatan massal memperoleh bingkisan berupa seperangkat alat sekolah, separangkat alat solat, dan uang saku.

Selain sunatan massal, Dinsosnakertrans Jogja juga memberi penghargaan kepada lembaga sosial yang konsisten membantu disabilitas dan kepada tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) yang menjadi juara dua tingkat provinsi.

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…