Objek wisata Pantai Pasir Kadilangu, Jangkaran, Temon menawarkan keunikan kreasi beragam stan dari bambu di sisi mangrove dan laut selatan Jawa. Jembatan cinta merupakan salah satu spot favorit bagi sebagian besar pengunjung untuk berfoto ria, Senin(22/8/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja) Objek wisata Pantai Pasir Kadilangu, Jangkaran, Temon menawarkan keunikan kreasi beragam stan dari bambu di sisi mangrove dan laut selatan Jawa. Jembatan cinta merupakan salah satu spot favorit bagi sebagian besar pengunjung untuk berfoto ria, Senin(22/8/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 19 Desember 2016 02:40 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

PARIWISATA KULONPROGO
Pemkab Optimistis Jumlah Wisatawan Akhir Tahun Meningkat

Selain wisata yang sudah awam, sejumlah objek wisata rintisan juga dipercaya akan mampu menjadi magnet pengunjung.

Solopos.com, WATES-Pemkab Kulonprogo optimis tingkat kunjungan sejumlah objek wisata akan naik drastis jelang libur akhir tahun mendatang. Selain wisata yang sudah awam, sejumlah objek wisata rintisan juga dipercaya akan mampu menjadi magnet pengunjung.

Kuat Tri Utomo, Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga (Disparpora) mengatakan libur akhir tahun menjadi kesempatan besar untuk pendapatan daerah dari pariwisata. “Pasti ramai, apalagi kita punya banyak objek wisata baru rintisan masyarakat,”ujarnya pada Minggu (18/12/2016).

Selain objek wisata Pantai Glagah, Kalibiru dan Waduk Sermo, ia menyebutkan jika objek wisata baru seperti Kedung Pedut, Hutan Mangrove, dan Pantai Congot akan menambah daya tarik Kulonprogo. Pada long weekend lalu, sejumlah objek wisata ramai dikunjungi oleh sekitar 15.000 pengunjung. Jumlah tersebut tidak termasuk objek wisata yang dikelola masyarakat dan data pengunjungnya tak terekam pemerintah daerah.

Meski demikian, Kuat juga berharap pengelola objek wisata tidak mengambil kesempatan dengan menetapkan harga tiket yang terlalu tinggi. “Rawan sekali harga tiketnya mendadak naik,”kata Kuat. Karena itu, pengelola wisata diharapkan menerapkan rasio tarif yang wajar dalam musim kunjungan wisata ini.

Menurutnya, pemerintah daerah akan melakukan pantauan dan tidak segan menegur jika memang ada tarif yang tidak umum. Sementara itu, sejumlah wisata yang ada di bawah Pemkab Kulonprogo sendiri harga tarifnya masih sama yakni Rp5.000 per orang. Pemkab juga akan mewanti-wanti pengelola untuk tetap memperhatikan kenyamanan dan keamanan objek wisatanya

Koordinasi dengan Polres Kulonprogo, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP juga akan dilakukan. Nantinya akan ada rekayasa lalu lintas dengan menimbang potensi pengunjung yang menyebabkan kemacetan.

Sebelumnya, Bendahara Disparpora Kulonprogo, Ruri Atmini Retno juga menyatakan optimismenya jika tren pemasukan retribusi wisata akan kembali membaik. Hal ini didasari renovasi atas Jembatan Kalidengen yang sudah selesai dilakukan. Dengan demikian, Pantai Glagah akan kembali bisa dikunjungi wisatawan yang datang dengan bus-bus besar.

Hanya saja, libur tahun baru dan Natal yang jatuh pada akhir pekan menurutnya membuat kesempatan lonjakan pengunjung sedikit berkurang. Ia menilai apabila libur akhir tahun tersebut berbeda dengan libur akhir pekan maka kemungkinan pengunjung yang datang akan jauh lebih banyak.

lowongan kerja
lowongan kerja klinik pratama White Rose, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…