Jurnalis Turki menangis beritakan Aleppo (Metro.co.uk) Jurnalis Turki menangis beritakan Aleppo (Metro.co.uk)
Senin, 19 Desember 2016 21:15 WIB JIBI/Solopos/Newswire Internasional Share :

KRISIS SURIAH
Beritakan Bocah Aleppo Dioperasi Tanpa Bius, Jurnalis Turki Menangis

Krisis Suriah mengakibatkan banyak korban luka dari warga sipil termasuk anak-anak dan wanita.

Solopos.com, ALEPPO – Konflik di Aleppo, Suriah mengakibatkan banyak korban berjatuhan termasuk wanita dan anak-anak. Pembantaian di negara itu menyita keprihatinan dari seluruh penjuru dunia.

Pembaca berita televisi Turki, Turgay Guler, tak kuasa menahan air matanya saat memberitakan anak korban perang di Aleppo, Suriah, yang harus dioperasi tanpa obat bius. Pria lain yang juga hadir di studio turut menangis ketika liputan tersebut ditayangkan di layar belakang tempat duduk mereka.

Video yang diduga direkam oleh paramedis sukarelawan di Aleppo tersebut terlihat, seorang bocah laki-laki berusia lima tahun sedang dioperasi. Tanpa dibius, anak itu menjalani momen menyakitkan itu sambil membaca surat-surat pendek dari Alquran, salah satunya Al-Lahab (Gejolak Api).

Menyaksikan adegan itu, sebagaimana dilansir Okezone dari Mirror.co.uk, Senin (19/12/2016), Guler dan temannya langsung luluh. Pria berkaca mata itu berhenti, menghela napas dan memegang kepalanya sambil menunduk. Wajahnya sangat merah, hidungnya kembang kempis.

Ketika teman di sebelahnya berbicara, Guler mengambil tisu dan menyeka air matanya. Pria berkumis di sebelahnya kemudian juga ikut sesenggukan. Sayangnya tidak dijelaskan bagaimana kelanjutan nasib bocah dalam video tersebut. Lokasi dan waktu perekaman video juga tidak disebutkan.

Jutaan warga sipil terjebak di Aleppo yang kini terlihat bagikan zona perang selama enam tahun terakhir. Kota tersebut kini berhasil dibebaskan Presiden Suriah Bashar al Assad dari pemberontak dan warganya diungsikan keluar.

 

 

lowongan kerja
lowongan kerja COSTUMER SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…