ilustrasi ilustrasi
Senin, 19 Desember 2016 04:40 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

KORUPSI APBDES GUNUNGKIDUL
Kejaksaan Libatkan BPKP

Kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan kepala desa tersebut menurutnya melibatkan dana APBDes sebesar Rp367 juta.

Solopos.com, WONOSARI- Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY untuk menghitung kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Desa Bunder, Patuk.

“Pelibatan BPKP itu untuk membandingkan nilai kerugian yang terjadi. Kami sebenarnya juga sudah melakukan perhitungan tapi saya belum bisa sebut sekarang,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus Kejari Gunungkidul Sihid Isnugraha akhir pekan lalu. Hasil pemeriksaan BPKP kata dia, bisa jadi menemukan angka kerugian negara lebih besar dibandingkan versi Kejaksaan.

Kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan kepala desa tersebut menurutnya melibatkan dana APBDes sebesar Rp367 juta. Dugaan korupsi di Desa Bunder terkait pembangunan 10 item bangunan mulai dari bangunan kios, jembatan, uruk tanah dan pagar. “Modusnya ada pengurangan volume bangunan,” lanjutnya lagi.

Kejaksaan telah menaikkan status perkara ini dari penyelidikan ke penyidikan sejak pertengahan November lalu. Sihid memastikan, setelah pemeriksaan oleh BPKP Kejaksaan akan menetapkan tersangka dalam kasus ini.

lowongan pekerjaan
SPG COUNTER BATIK & SALES COUNTER CAR RENTAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Kementerian Riset Teknologi dan…