Ilustrasi proyek fisik (Dok) Ilustrasi proyek fisik (Dok)
Senin, 19 Desember 2016 05:40 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

INFRASTRUKTUR GUNUNGKIDUL
2017, Pemerintah Bangun 12 Km Jalan

Pemkab Gunungkidul memperoleh DAK senilai Rp22 miliar.

Solopos.com, WONOSARI- Jalan sepanjang 12 kilometer akan dibangun tahun depan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Pemkab Gunungkidul memperoleh DAK senilai Rp22 miliar.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gunungkidul Djaka Lelana mengatakan, DAK senilai Rp22 miliar tersebut digunakan khusus untuk pembangunan sejumlah ruas jalan. Totalnya mencapai 12 kilometer.

Sejumlah ruas jalan tersebut antara lain ruas Jalan Gesing sampai Panggul di Kecamatan Tepus, sejumlah ruas jalan di Kecamatan Panggang, Purwosari dan Girisubo. “Data-data jalan yang diperbaiki sudah ada,” kata Djaka Lelana, Minggu (18/12).

Jalan sepanjang 12 kilometer itu akan dibangun dengan sistem hotmix atau aspal beton. Ditambahkannya, pembangunan jalan sepanjang 12 kilometer tersebut sejatinya belum mengcover seluruh jalan di Gunungkidul yang layak dibangun.

Pemerintah kata dia, memiliki keterbatasan anggaran untuk pembangunan. Selain mengandalkan DAK, pemerintah juga menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembangunan jalan pada 2017. “Belum dapat dipastikan berapa dana APBD yang akan dialokasikan untuk pembangunan jalan di 2017,” jelasnya lagi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunungkidul Eddy Praptono mengatakan, berdasarkan data 2015 masih terdapat 92,18 kilometer jalan yang rusak parah. Sepanjang 51,14 kilometer rusak sedang dan 63,53 kilometer rusak ringan. Adapun total panjang jalan mencapai 686 kilometer terdiri dari 166 ruas jalan. “Total jalan rusak mencpai 204,46 kilometer,” jelas Eddy Praptono.

Setiap tahun kata dia, pemerintah hanya mampu membangun atau memperbaiki jalan rata-rata sepanjang 15-20 kilometer. Namun tahun ini, panjang jalan yang dibangun relatif lebih banyak mencapai 32,4 kilometer. “Pembangunan jalan tersebut menggunakan DAK sebanyak Rp48 miliar,” papar dia.

Adapun Pemkab Gunungkidul pada tahun ini menganggarkan pembangunan jalan senilai Rp2 miliar menggunakan APBD. Pemerintah kata dia harus membuat skala priroritas pembangunan jalan lantaran keterbatasan anggaran.

Sebelumnya DPU menyatakan, salah satu pekerjaan berat pemerintah yaitu menyiapkan jalan di jalur-jalur wisata untuk mendukung pembangunan pariwisata di daerah ini. Sejumlah ruas jalan menuju objek wisata di Gunungkidul tidak layak lantaran sempit. Padahal, jumlah wisatawan yang berkunjung ke wilayah ini terus meningkat.

lowongan kerja
lowongan kerja BMT DINAR MULYA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Kampung

Gagasan ini dimuat Harian Solopos, Kamis (15/6/2017), karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan perkotaan. Solopos.com, SOLO–Ramadan datang membawa ingatan nostalgia atas peristiwa hidup di kampung. Bertahun-tahun lalu warga kampung di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo,…