Perajin menganyam kain menjadi kerajinan keset di Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (6/12/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Limpah kain dari pabrik garmen di Kabupaten Semarang tak terbuang percuma. Warga setempat memanfaatkannya sebagai bahan baku karya kerajinan. Perajin di Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (6/12/2016), terdokumentasikan Kantor Berita Antara menganyam kain itu menjadi keset. (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Perajin menganyam kain menjadi kerajinan keset di Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (6/12/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Limpah kain dari pabrik garmen di Kabupaten Semarang tak terbuang percuma. Warga setempat memanfaatkannya sebagai bahan baku karya kerajinan. Perajin di Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (6/12/2016), terdokumentasikan Kantor Berita Antara menganyam kain itu menjadi keset. (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Senin, 19 Desember 2016 03:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra Semarang Share :

FOTO KERAJINAN SEMARANG
Keset Dibikin dari Kain Limbah

Kerajinan keset kain dibuat di Kabupaten Semarang.

Limpah kain dari pabrik garmen di Kabupaten Semarang tak terbuang percuma. Warga setempat memanfaatkannya sebagai bahan baku karya kerajinan. Perajin di Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (6/12/2016), terdokumentasikan Kantor Berita Antara menganyam kain itu menjadi keset.

Berdasarkan data Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) telah menyerap tenaga kerja hingga sekitar 57,9 juta orang (data terakhir 2014) dan selama lima tahun terakhir angka serapan tenaga kerja sektor ini meningkat dari 96,99% menjadi 97,22%.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…