Pemain dan staf pelatih Timnas Indonesia melakukan salat magrib berjamaah di ruang ganti Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (17/12/2016). (Twitter @pssi_fai)
Minggu, 18 Desember 2016 20:05 WIB Adib Muttaqin Asfar/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

Salat Magrib Sebelum Final Piala AFF, Ruang Ganti Timnas Indonesia Dipuji

Pemain dan staf Timnas Indonesia menggelar salat magrib sebelum final Piala AFF 2016. Toleransi ruang ganti timnas pun dipuji.

Solopos.com, SOLO — Ada sisi lain yang menarik perhatian dari Tim Nasional (Timnas) Indonesia sebelum bertanding melawan Thailand dalan final Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12/2016) malam. Sesaat sebelum pertandingan, sebagian punggawa timnas tak lupa menggelar salat magrib berjamaah.

Momen ini diabadikan dan diunggah ke media sosial melalui akun Twitter PSSI, @pssi__fai. Dalam foto itu, tampak sejumlah pemain bersama official tim–termasuk asisten pelatih Wolfgang Pikal–mengenakan sarung dan menjadi makmum. Salat berjamaah itu dilakukan di ruang ganti pemain. Tampak rak dengan jersey pemain yang siap pakai berjajar di depan mereka.

Sementara itu, di belakang tampak beberapa pemain yang duduk menunggui rekan-rekan mereka yang melaksanakan salat. Ada Boaz Solossa di sudut ruangan sedang duduk bersama Stefano Lilipaly.

“Pemain Timnas Indonesia Sholat Maghrib di ruang ganti Stadion Rajamangala sebelum lakukan pemanasan..Bismillah Juara Piala AFF Suzuki 2016,” kicau akun @pssi__fai melengkapi foto itu.

Meskipun akhirnya kalah dari Thailand dan gagal meraih juara Piala AFF untuk kali pertama, Timnas Indonesia tetap dipuji. Begitu pula dengan foto ini yang mendapatkan apresiasi dari netizen. Baca juga: Stefano Lilipaly: Menyatukan Indonesia Lebih Penting daripada Trofi.

“Seluruh rakyat indonesia..tanpa membeda bedakan suku ras dan agama mendoakan TIMNAS semoga juara..demi merah putih semangat…..!” kicau ?@supriyadi88, Sabtu malam.

“Subhannallah semoga Allah memberi kemudahan malam ini aminnn,” kicau ?@piscok99. “Makasih sudah berjuang untuk malam ini. Walaupun kalah, kami tetap dukung timnas indonesia, karna kami indonesia,” kicau ?@alditama_dhan.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…