Ribuan pengunjung terlihat memadati kawasan Pantai Baron saat pelaksanaan tradisi padusan, Minggu (5/6/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja) Ribuan pengunjung terlihat memadati kawasan Pantai Baron saat pelaksanaan tradisi padusan, Minggu (5/6/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Minggu, 18 Desember 2016 12:20 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

LIBUR AKHIR TAHUN
Puluhan Rambu Dipasang di Pantai, Wisatawan Jangan Ngeyel

Libur akhir tahun membuat objek wisata di Gunungkidul diserbu wisatawan

Solopos.com, GUNUNGKIDUL- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Gunungkidul memasang rambu-rambu peringatan kepada wisatawan yang berkunjung ke pantai di Gunungkidul. Kunjungan wisatawan diprediksi melonjak pada libur Natal dan tahun baru.

Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Disbudpar Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan, ada sekitar 50 rambu berupa papan pengumuman yang dipasang di sejumlah pantai di Gunungkidul. “Pemasangannya kami serahkan ke kawan SAR [Search adn Rescue],” kata Harry Sukmono, Sabtu (17/12/2016).

Papan pengumuman itu antara lain berisi larangan mandi di laut serta larangan bermain di area-area tebing yang rawan longsor. Pemerintah kata dia sengaja melibatkan anggota SAR dalam pemasangan papan pengumuman, karena mereka yang mengerti lokasi mana saja yang rawan kecelakaan. Baik kecelakaan laut maupun titik-titik tebing yang rapuh.

Pemasangan rambu tersebut kata dia bertepatan dengan libur Natal dan tahun baru yang sebentar lagi dimulai. Libur panjang di akhir tahun itu diprediksi bakal menyedot ratusan ribu pengunjung, sehingga aktivitas di pantai semakin ramai. Keberadaan rambu-rambu penting bagi keselamatan wisatawan.

“Jangan sampai korban runtuhnya tebing seperti di Pantai Sadranan dulu terulang. Makanya kami antisipasi,” imbuh dia.

Ditambahkan Harry, keberadaan rambu-rambu tersebut bersifat permanen. Pasca libur Natal dan tahun baru, papan pengumuman itu tetap berguna bagi pengunjung atau wisatawan.

Terpisah, Koordinator SAR Wilayah II Gunungkidul Marjono mengatakan, pemerintah menyerahkan pemasangan rambu ke anggota SAR belum lama ini. “Karena SAR yang tahu padatnya kunjungan wisata pantai,” jelas Marjono.

Marjono memastikan, seluruh papan pengumuman telah selesai dipasang. Sejumlah pantai yang dipasang pengumuman yaitu Pantai Nguyahan,Ngobaran, Baron, Kukup, Sepanjang, Drini, Krakal, Sadranan, Sundak, Somandeng, Indrayanti dan Pok Tunggal.

Pada musim libur Natal dan tahun baru, kunjungan wisatawan diprediksi melonjak drastis. Marjono mengatakan, kemacetan akibat kepadatan wisatawan mencapai hingga tujuh kilometer bila berkaca dari pengalaman-pengalaman sebelumnya. “Kemacetan panjang biasanya tejadi dari Pantai Baron hingga Indrayanti,” jelas dia.

Di sisi lain, ketersediaan kantong parkir masih sangat terbatas. Kantong parkir hanya ditemukan di kawasan pantai tersebut. Apabila kantong parkir di kawasan pantai penuh, puluhan bus pariwisata terpaksa parkir di pinggir jalan dan potensial mengganggu arus lalu lintas kendaraan.

lowongan kerja
lowongan kerja PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…