Ilustrasi uang tunai rupiah. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis) Ilustrasi uang tunai rupiah. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)
Minggu, 18 Desember 2016 08:00 WIB Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos Solo Share :

INFRASTRUKTUR SOLO
Pelebaran Jalan Penghubung Jembatan Sayangan Dianggarkan Rp2,3 M

Infrastruktur Solo yakni jembatan Sayangan terus disempurnakan.

Solopos.com, SOLO – Kalangan Legislatif Kota Solo sepakat menganggarkan dana untuk memperbaiki akses jalan di sebelah barat Jembatan Sayangan, Pajang, Laweyan, Solo, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017.

Anggaran itu adalah tindak lanjut perbaikan akses transportasi setelah Jembatan Sayangan selesai dibangun akhir 2016. Sekretaris Komisi II DPRD Kota Solo, Supriyanto, mengatakan anggaran untuk akses jalan tersebut mencapai Rp2,3 miliar untuk pelebaran dan perbaikan kelas jalan.

“Jembatan dan jalan akan menghubungkan masyarakat dari timur ke arah Puskesmas Pajang,” terangnya saat dihubungi, Sabtu (17/12/2016). Supri mengatakan aspal pada jembatan masih perlu disempurnakan. Selain itu, Pemkot Solo harus mensterilkan lingkungan sekitar dari hunian tidak berizin.

Untuk diketahui, Komisi II DPRD Solo telah mengadakan sidak ke lokasi Jembatan Sayangan pada Kamis (15/12/2016). Mereka mengecek proyak yang didanai oleh Dana Alokasi Khusus-Infrastruktur Pembangunan Daerah (DAK-IPD) senilai Rp3,8 miliar yang telah diserahkan kepada Pemkot Solo.

Anggota Komisi II DPRD Solo, Edy Jasmanto, mengatakan ada bagian jalan sisi timur jembatan yang belum diaspal. Ia meminta celah itu ditutup agar tidak menjadi jalan air yang dapat mengerosi bagian jalan yang telah diaspal.

“Ya bagaimana caranya lah. Kalau tidak diaspal, ya mungkin disemen. Aspal itu kan kalahnya sama dua hal, air dan minyak,” terang politikus PPP tersebut. Ia mengapresiasi kontraktor pelaksana yang menyelesaikan proyek sebelum jatuh tempo. Proyek Jembatan Sayangan sudah selesai sebelum 10 Desember 2016.

Pelaksana proyek dari PT. Putra Mas Indah Baroe-PT. Kenanga Mulya (KSO), Saiful Effendi mengatakan penyerahan hasil pekerjaan pertama atau PHO sudah dilakukan pada 10 Desember lalu. Menurutnya, proyek selesai tepat waktu.

“Kami masih ada tanggung jawab pemeliharaan selama enam bulan,” ujarnya di lokasi jembatan, Kamis. Terkait masukan Edy Jasmanto, pihaknya akan segera memplester dengan semen dan pasir. Menurutnya, lebar jalan aspal tersebut sudah sesuai dengan kontrak.

lowongan kerja
lowongan kerja BMT DINAR MULYA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Kampung

Gagasan ini dimuat Harian Solopos, Kamis (15/6/2017), karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan perkotaan. Solopos.com, SOLO–Ramadan datang membawa ingatan nostalgia atas peristiwa hidup di kampung. Bertahun-tahun lalu warga kampung di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo,…