Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi menggelar Kenduri di Kali Kuning Pakem sebagai rasa syukur dan persiapan menghadapi liburan akhir tahun ini. (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja) Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi menggelar Kenduri di Kali Kuning Pakem sebagai rasa syukur dan persiapan menghadapi liburan akhir tahun ini. (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)
Sabtu, 17 Desember 2016 08:55 WIB Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

WISATA SLEMAN
Lavatour Merapi, 550 Jip Disiapkan Sambut Libur Akhir Tahun

Wisata Sleman dipersiapkan untuk hadapi liburan akhir tahun

Solopos.com, SLEMAN — Komunitas jip di lereng Merapi siap melayani wisatawan selama libur akhir tahun ini. Sejumlah paket lavatour Merapi disiapkan bagi wisatawan yang datang ke lokasi tersebut

(Baca Juga : WISATA SLEMAN : Ungkapan Syukur, Lavatour Merapi Gelar Kenduri )

Ketua I  Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Daldiri mengatakan, saat ini terdapat 60 komunitas jip yang tergabung dalam asosiasi tersebut. Dari jumlah komunitas tersebut, tercatat sekitar 550 unit jip  anggota asosiasi yang tersebar di Kecamatan Pakem dan Cangkringan.

“Pada liburan akhir tahun ini, kami menyediakan tiga paket untuk melayani wisatawan yang berkunjung,” katanya usai kegiatan Kenduri AJWLM di Kali Kuning Pakem, Jumat (16/12/2016).

Ketiga paket tour yang disediakan meliputi, paket short mengunjungi empat titik lokasi seperti bekas padukuhan Petung korban erupsi Gunung Merapi, padukuhan Jambu yang terdapat batu Allien. Paket ini, memiliki jarak tempuh PP sekitar 30 Km dengan waktu tempuh sekitar tiga jam. Untuk paket medium, katanya, jarak tempuh PP sekitar 34 Km dengan waktu sekitar 3,5 jam.

“Paket kedua ini mengunjungi lima titik wisata,” ujarnya.

Adapun untuk paket long obJek yang dikunjungi lebih lengkap. Termasuk makam Mbah Marijan di  Glagaharjo Cangkringan dengan jarak tempuh PP sekitar 40 Km selama empat jam. Selama perjalanan, tambah Daldiri, wisatawan akan menikmati indahnya susuran Kali kuning dan bekas erupsi merapi yang tersebar di wilayah Cangkringan.

“Wisatawan juga bisa belanja dan menikmati kuliner khas Pakem dan Cangkringan,” ucapnya.

Salah satu wisatawan, Novarani, warga Jakarta yang kebetulan berada di lokasi Kenduri mengaku sangat menikmati susuran Kali Kuning dan bekas eruspi Merapi di Cangkringan. Menurutnya, secara umum layanan yang diberikan sudah baik.

“Sangat terkesan, wisata ini cukup mendebarkan. Medannya terjal apalagi menggunakan Jip terbuka,” katanya singkat.

lowongan kerja
lowongan kerja SALES SMARTFREN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Masuk SMK Dapat BMW

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (10/6/2017). Esai ini karya Sriyanto Danoesiswoyo, guru di SMKN 3 Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah sriyanto_ds@yahoo.co.id Solopos.com, SOLO — Tahun pelajaran 2016/ 2017 segera berakhir dan penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan sistem…