Ilustrasi rambut beruban (Infospesial.net) Ilustrasi rambut beruban (Infospesial.net)
Sabtu, 17 Desember 2016 18:00 WIB Kesehatan Share :

TAHUKAH ANDA?
Cabut Uban, Bulu Ketiak, hingga Rambut Kemaluan Ternyata Berbahaya

Tips hidup sehat membahas tentang bahaya yang timbul dari kebiasaan mencukur bulu halus.

Solopos.com, SOLO – Sebagian orang barangkali kerap mencukur bulu atau rambut halus yang tumbuh di tubuh. Sebab, keberadaan bulu-bulu tersebut dianggap mengganggu penampilan. Bahkan, beberapa orang rela mengeluarkan sejumlah uang demi melakukan perawatan untuk menghilangkan rambut halus tersebut.

Padahal, kebiasaan mencabut atau mencukur bulu tersebut dapat menyebabkan masalah serius bagi kesehatan. Dihimpun Solopos.com dari laman Purewow, Jumat (9/12/2016), berikut beberapa rambut yang tidak boleh dicabut;

Uban

Tak hanya membuat penampilan menjadi terlihat tua, uban yang tumbuh terkadang membuat kulit kepala gatal. Oleh sebab itu, beberapa orang kerap mencabut uban di kepala mereka. padahal, mencabut uban justru dapat merusak folikel rambut secara permanen.

Alis

Beberapa wanita kerap mencukur alis mereka agar terlihat rapi. Padalah, kebiasaan tersebut bisa menyebabkan masalah serius. Pasalnya, saat dicabut, kulit tempat tumbuhnya alis akan mengalami pembengkakan. Dalam kondisi tertentu, pembengkakan tersebut akan membuat jaringan rambut alis rusak. Bila jaringan tersebut rusak, maka bisa jadi alis Anda tidak akan tumbuh lagi.

Bulu Ketiak

Meski dianggap merusak penampilan, keberadaan bulu ketiak ternyata penting bagi tubuh. Sebab, bulu ketiak berfungsi melindungi ketiak dari zat kimia berbahaya yang dberasal dari campuran keringat dengan bedak, deodoran, dan parfum.

Oleh sebab itu, Anda tiak dianjurkan untuk mencabutnya. Sebab, pori-pori kulit akan terbuka saat bulu itu dicabut. Kondisi pori-pori yang terbuka itu akan memicu terjadinya mutasi sel. Jika hal itu dibiarkan terus menerus, maka Anda akan lebih berisiko terkena kanker.

Rambut kemaluan

Mencukur rambut kemaluan dapat menyebabkan iritasi. Sebab, rambut kemaluan berfungsi menjaga kelembapan organ intim. Oleh sebab itu, jangan sekali-kali mencukur atau mencabutnya. Sebagai solusi, Anda bisa menggunting rambut pada area tersebut jika dirasa telah panjang.

(Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com)

lowongan kerja
lowongan kerja Manajer HRD Geprek Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…