Ilustrasi puting beliung (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi puting beliung (JIBI/Solopos/Dok.)
Sabtu, 17 Desember 2016 13:50 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

BENCANA ALAM JATENG
Diterjang Puting Beliung, 46 Rumah di Magelang Porak Poranda

Bencana alam berupa angin puting beliung menyebabkan puluhan rumah warga di Sawangan, Kabupaten Magelang, rusak.

Solopos.com, SEMARANG – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng) Jumat (16/12/2016) sore mendatangkan bencana alam bagi sebagian besar warga di Kecamatan Sawang. Tercatat sebanyak 46 rumah di kawasan lereng Gunung Merbabu dan Merapi itu rusak akibat diterjang angin puting beliung yang datang akibat cuaca ekstrem tersebut.

Informasi yang diterima Semarangpos.com dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Sarwa Pramana, Jumat petang, terjangan angin puting beliung yang memorak-porandakan puluhan rumah warga di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Sebelum datangnya puting beliung itu, kawasan di sekitar lokasi yang terdampak bencana itu ditandai dengan mendung yang disusul hujan deras dan angin kencang.

“Ada dua dusun di Desa Kapuhan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, yang rumah warganya terdampak angin kencang itu, yakni Dusun Wonogiri Kidul dan Dusun Wonogiri Lor. Paling banyak kerusakan terjadi di Dusun Wonogiri Lor,” tulis Sarwa dalam grup Whatsapp Messenger Info Bencana Jateng, Jumat petang.

Sarwa menyebutkan ada 34 rumah di Dusun Wonogiri Lor yang rusak akibat terjangan angin puting beliung itu. Dari 34 rumah itu, satu di antaranya mengalami kerusakan cukup parah, yakni milik Tarimo, 65.

“Sementara lainnya mengalami kerusakan ringan. Sedangkan untuk korban jiwa akibat bencana alam angin puting beliung di Kabupaten Magelang, Jateng, ini tidak ada,” beber Sarwa.

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…