Bupati Gunungkidul Badingah. (JIBI/Harian Jogja/Ujang Hasanudin)
Jumat, 16 Desember 2016 17:20 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Pengisian Jabatan Seksa Gunungkidul, 3 Nama Tunggu Persetujuan Gubernur

Proses pemilihan Sekretaris Daerah Gunungkidul hingga saat ini masih adem ayem

Solopos.com, GUNUNGKIDUL– Proses pemilihan Sekretaris Daerah Gunungkidul hingga saat ini masih adem ayem. Sebab hingga saat ini belum ada nama yang dipilih, meski bupati telah menyodorkan tiga nama ke Gubernur DIY Sri Sultan HB X sudah sejak beberapa waktu lalu.

Saat dikonfirmasi, Bupati Gunungkidul Badingah mengakui keputusan pemilihan sekda definitif berada di tangan gubernur. Secara aturan, ia sudah menyerahkan tiga nama yang terdiri dari Kepala Bappeda Gunungkidul Syarief Armunanto, Sekretaris KPU DIY Retno Setijowati dan Sekretaris DPRD DIY Drajat Ruswandono. Hanya saja, hingga sekarang dari ketiga nama itu belum dipilih menjadi sekda definitif.

“Kita masih tunggu dan saya sudah sering menanyakan perkembangan itu, tapi hingga sekarang [kemarin] belum ada jawabannya,” kata Badingah, Rabu (14/15/2016).

Dia pun berharap agar pemilihan sekda bisa segera diselesaikan karena hal ini akan berpengaruh terhadap proses penataan pejabat di lingkup pemkab. Terlebih lagi, proses pencarian sekda pengganti Budi Martono ini sudah berlangsung sejak pertengahan September lalu. “Mudah-mudahan bisa selesai sebelum akhir tahun ini ditunjuk, sehingga sudah bisa langsung bekerja,” ungkapnya.

Sementara itu, Pejabat Sekda Gunungkidul Supartono mengakui jabatan yang ia pegang sudah berlangsung satu tahun lebih, karena penugasan tersebut sudah dimulai sejak 1 November 2015 lalu. “Pada prosesnya saya sudah mendapatkan perpanjangan beberapa kali dan berlansung hingga sekarang,” katanya.

Terkait dengan siapa yang ditunjuk sebagai sekda definitif, ia pun menyerahkan kepada yang berwenang. Supartono berdalih, sebagai pegawai ia akan melaksanakan tugas yang diberikan secara maksimal. “Saya manut saja,” katanya singkat.

Untuk diketahui, proses seleksi terbuka sekda ini pada awalnya ada sebelas nama yang mendaftar. Pada proses uji kelayakan, dari sejumlah pelamar itu berkurang jadi tujuh orang. Selanjutnya dari empat nama tersisa yang meliputi Kepala Disperindagkop ESDM Gunungkidul Hidayat, Retno Setijowati, Drajat Ruswandono dan Syarief Armunanto harus menjalani rekam jejak. Dalam proses ini, Hidayat harus tersingkir karena Panitia Seleksi memutuskan tiga nama saja yang akan diserahkan ke bupati sebagai kandidat sekda.

“Dalam seleksi terakhir sebelum diserahkan ke bupati, pansel memutuskan mencoret Hidayat dalam persaingan,” kata Kepala BKD Gunungkidul Sigit Purwanto beberapa waktu lalu.

LOWONGAN PEKERJAAN
SUPERVISOR JAHIT & PENJAHIT HALUS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…