Video pria tersengat listrik. (Istimewa/Youtube) Video pria tersengat listrik. (Istimewa/Youtube)
Jumat, 16 Desember 2016 21:20 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

KECELAKAAN GUNUNGKIDUL
Ditinggal Beribadah, Balita Tewas Tersengat Listrik

Kecelakaan Gunungkidul dialami seorang balita

Solopos.com, GUNUNGKIDUL– Orang tua di Gunungkidul harus lebih waspada dan terus  melakukan pengawasan terhadap anak, terutama yang masih balita. Pasalnya jika lengah bisa berakibat fatal seperti yang dialami pasangan Andar Setiawan,34, dan Fitri Khusnul Qotimah,30, warga Desa Bleberan, Kecamatan Playen.

Keduanya harus kehilangan buah hatinya, Ahmad Adnan Mustofa,4,dikarenakan tersengat aliran listrik pada Kamis (15/12/2016) siang. Tokoh Masyarakat Desa Bleberan, Sultonah mengatakan, duka mendalam dialami pasangan Andar dan Fitri karena keduanya tidak menyangka kehilangan buah hatinya begitu cepat.

Penyebab kematian juga tragis karena korban meninggal saat bermain-main listrik tanpa sepengetahuan orang tua.

“Kebetulan saat kejadian, di rumah korban ada kegiatan memerbaiki rumah. Saat jam salat duhur tiba para pekerja pergi beribadah, lha di kesempatan ini digunakan Adnan untuk bermain-main. Celakanya yang dijadikan bahan mainan adalah aliran listrik dengan menggunakan sebuah obeng,” kata Sultonah kepada wartawan, Jumat (16/12/2016).

Dia menjelaskan, kejadian ini baru diketahui saat korban dalam kondisi tergeletak di lantai. Melihat kejadian itu, keluarga pun berusaha memberikan pertolongan dengan membawa Adnan ke rumah sakit. Sayangnya upaya ini tak membuahkan hasil karena ia meninggal saat di perjalanan. “Sekarang jenazah sudah dikebumikan,” kata wanita yang menjabat sebagai Wakil Ketua PKK Desa Bleberan ini.

Sementara itu, Panit Humas Polres Gunungkidul mengaku belum mendengar laporan adanya balita yang tewas tersengat listrik di Desa Bleberan, Playen. Namun demikian, jika berita tersebut benar adanya ia berharap agar peristiwa itu menjadi pelajaran bersama, terutama dalam upaya pengawasan terhadap anak.

lowongan kerja
lowongan kerja PT. BPR DANAMAS PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…