Ilustrasi minuman keras (miras). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho) Ilustrasi minuman keras (miras). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)
Sabtu, 10 Desember 2016 16:35 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

MIRAS GUNUNGKIDUL
Razia di Warung Remang-Remang Wonosari, Ratusan Botol Ciu Oplosan Disita

Razia di warung remang-remang Wonosari, petugas berhasil menyita ratusan botol miras

Solopos.com, GUNUNGKIDUL- Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan petugas kepolisian Gunungkidul menyita ratusan botol ciu oplosan dalam razia yang digelar, Jumat (9/12/2016) malam.

Kepala Satpol PP Gunungkidul Agus Hartadi mengatakan, razia yang digelar selepas magrib hingga pukul 20.30 WIB itu berhasil menyita sekitar 200 botol minuman keras (miras).

“Ada minuman bermerek seperti whiski, vodka tapi hanya sedikit, lainnya ciu yang sudah dioplos,” kata Agus Hartadi, Sabtu (10/12/2016).

Razia yang dilakukan petugas menyasar warung remang-remang dan rumah penduduk di seputar Kota Wonosari yang diketahui menjual minuman keras. Seperti Desa Karangrejek, Piyaman dan Kepek. Petugas kata dia meyakini, peredaran miras meningkat saat musim liburan seperti sekarang.

“Dugaan kami kalau musim libur seperti ini banyak miras beredar. Biasanya dapat di luar Gunungkidul, sekarang dapat di Gunungkidul sendiri,” tutur dia.

Penjual miras kini terancam denda Rp50 juta dan kurangan maksimal setengah tahun akibat menjual miras tanpa izin. Mereka dijerat Peraturan Daerah (Perda) mengenai pelarangan peredaran minuman beralkohol.

Lowongan Pekerjaan
SALES, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…