Suasana salah satu bagian Rumah Sakit Sumber Waras di Jakarta, Senin (18/4). Rumah sakit ini menjadi polemik pascamengemukanya laporan BPK atas Laporan Keuangan DKI Jakarta 2014 soal pembelian tanah Yayasan Kesehatan Sumber Waras yang dituding merugikan keuangan negara karena dianggap BPK terlalu mahal. (JIBI/Solopos/Antara/Reno Esnir)
Senin, 5 Desember 2016 17:00 WIB Dewi A. Zuhriyah/JIBI/Bisnis Hukum Share :

Soal Temuan Baru Kasus RS Sumber Waras, Ini yang Ditunggu KPK

Temuan baru dalam kasus RS Sumber Waras belum diungkap. KPK masih menunggu koordinasi dengan BPK.

Solopos.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (KPK) terkait temuan baru dalam kasus Rumah Sakit (RS) Sumber Waras.

Kendati demikian, Juru Bicara KPK Yuyuk Andriati Iskak mengaku tak dapat mengungkapkan data dugaan penyimpangan pembelian lahan rumah sakit tersebut. “Update tentang terkait dengan Sumber Waras, sampai hari ini belum bisa menyampaikan data apakah yang disebutkan itu, tapi kami akan koordinasikan hal ini dengan BPK,” ujar Yuyuk di Gedung KPK, Senin (5/12/2016).

Terkait waktu pertemuan antara BPK dan KPK, Yuyuk mengatakan lembaga anti rasuah masih mencari waktu yang tepat. “Sampai saat ini saya belum menerima jadwalnya tetapi bisa saja nanti dalam 1 kali pertemuan itu akan akan ada pertemuan yang akan membahas antara KPK bersama dengan BPK,” tukasnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo berencana menemui BPK untuk membahas informasi terbaru terkait dugaan penyimpangan pembelian lahan RS Sumber Waras. Namun, lembaga antirasuah belum mendapatkan secara detail informasi terbaru yang dimiliki BPK.

Oleh karena itu, kata Agus, pihaknya akan menemui BPK dan akan terus melakukan penyelidikan dugaan penyimpangan tersebut. “Karena kan KPK memang belum pernah menghentikan kasus Sumber Waras ini. Penyelidikan loh ya, penyelidikan kasus Sumber Waras,” jelas Agus.

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…