Netizen ini mau operasi plastik jika mendapat ribuan like (Facebook) Netizen ini mau operasi plastik jika mendapat ribuan like (Facebook)
Senin, 5 Desember 2016 19:14 WIB Internet Share :

Lagi Ngetren, Demi "Like" Netizen Janji Lakukan Hal Konyol

Sebuah tren minta ribuan like dengan janji lakukan hal-hal tak masuk akal ramaikan Facebook.

Solopos.com, SOLO – Tren kocak muncul di Facebook, tren tersebut membuat akun Facebook mendapat ribuan like. Namun hal itu tidak didapat secara cuma-cuma, akun Facebook yang mengikuti tren ini biasanya menawarkan akan melakukan sesuatu untuk mendapat ribuan like.

Netizen janji cukur gundul (Facebook)

Netizen janji cukur gundul (Facebook)

Berdasarkan pantauan Solopos.com, di grup Facebook Info Wong Solo, Senin (5/12/2016), ditemukan beberapa unggahan unik minta like tersebut. Ada yang meminta 10.000 like dan akan melakukan operasi plastik kalau target tercapai. Ada yang mau membakar motornya demi 2.500 like.

Beberapa unggahan serupa sempat diabadikan akun Dimas YK. Ia meng-capture unggahan tersebut dan mengumpulkannya dalam satu unggahan. Hal itu dilakukan agar akun-akun yang sudah berjanji melakukan suatu hal demi ribuan like benar-benar menepati janjinya.

Dari beberapa akun yang mengikuti tren aneh ini, ada yang benar-benar melakukan hal kocak yang mereka janjikan. Salah satunya akun Suli Wati yang berjanji mencukur habis bulu alisnya jika unggahannya tembus 3.000 like.

Mbake kui wes dicukur alise, delokk wae postingane sing anyar, [Mbak itu sudah mencukur alisnya, coba dilihat di unggahan terbarunya]” tulis akun Mwachh Verro Queen memberi informasi akun Suli Wati sudah mencukur bulu alisnya.

Netizen janji cukur gundul (Facebook)

Janji membakar sepeda motor (Facebook

Akun lain yang diinformasikan sudah melakukan janjinya setelah dapat like yang diinginkan adalah akun Zein Erza. Akun itu meminta 1.500 like dan akan mencukur gundul rambutnya. Tren ini mengundang berbagai komentar dari pengguna Facebook anggota grup Info Wong Solo. Ada komentar yang bernada candaan, ada yang pro, dan ada juga yang kontra hingga meminta pengelola grup mengeluarkan akun-akun yang mengikuti tren ini.

“Wah lagi ngetren,” tulis akun Bayu Nugroho.

“Miris cuman demi like,” tulis akun Dita Imuct.

Pengen tembus yo dibolong opo dicoblos lak tembus ngko,” tulis akun Arya Yanto.

“Orang-orang itu cuman mau numpang tenar, pengemis like, daripada dibakar atau ditabrakkan, diantar ke rumah saya saja,” tulis akun Budi Prasetyo. (Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com)

 

 

 

lowongan kerja
lowongan kerja SOLO EYE CENTER, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…