Wiro Sableng di tengah massa aksi 212 saat menuju Monas, Jakarta, Jumat (2/12/2016) pagi. (Istimewa/Twitter) Wiro Sableng di tengah massa aksi 212 saat menuju Monas, Jakarta, Jumat (2/12/2016) pagi. (Istimewa/Twitter)
Jumat, 2 Desember 2016 15:21 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Heboh Penampakan Wiro Sableng Muncul di Tengah Massa Demo 212

Foto yang banyak dibagikan di Twitter itu memperlihatkan penampakan Wiro Sableng.

Solopos.com, JAKARTA – Ada yang menarik di aksi demonstrasi 2 Desember 2016. Pada aksi bertajuk “Aksi Bela Islam Jilid III,” tertangkap kamera sesosok yang tak asing di kalangan masyarakat. Salah satu foto memperlihatkan sosok Wiro Sableng di tengah aksi yang digelar di Monas, Jakarta, Jumat (2/12/2016).

Foto Wiro Sableng di tengah aksi massa ini dibagikan akun Twitter @MartoArt. Dia bahkan menyebut sosok yang dimaksud adalah  “aktor di balik Demo 212.”

“Ga cuma @jokowi, aktor di balik Demo 212 juga hadir di antara massa. Sah sudah! “ tulisnya di caption foto.

Tak butuh waktu lama untuk foto ini tersebar begitu cepat. Sejumlah akun bahkan membagikan ulang foto ini dengan judul yang berbeda-beda. Bahkan akun-akun guyonan di media sosial turut memamerkan foto ini.demo-212

“Subhanallah aksi damai hari ini berjalan hikmat. Tapi kenapa beneran ada wiro sableng?” tulis seorang pengguna Twitter sambil memajang foto rekayasa Wiro Sableng tersebut.

“Dari sekian banyak tweet yg aq baca, paling ngakak sama foto Wiro Sableng di antara massa #AksiSuperDamai212,” tulis postingan berikutnya di Twitter juga.

“Wiro Sableng ikut jum’atan di Monas pake ajian “mak cling”, hadirin gak ada yg bisa liat sosoknya,” tambah yang lain.

Menurut penelusuran Solopos.com, foto yang diunggah @MartoArt ini diduga hasil rekayasa. Hal ini terlihat dari sosok pemeran Wiro Sableng yang sepertinya masih diperankan oleh aktor Ken-Ken. Di foto itu Ken-Ken tampak masih muda. Sementara sosok Ken-Ken kini tampil sedikit berbeda dari yang dulu memerankan Wiro Sableng.

[Lihat: Begini Penampilan Ken-Ken “Wiro Sableng” Sekarang]

Sinetron kolosal Wiro Sableng sempat mencuri perhatian pemirsa televisi di era 1990-an. Sinetron ini melambungkan nama Ken Ken.

Kisah Wiro Sableng berasal dari novel seri yang ditulis Bastian Tito. Setelah tayang versi film layar lebarnya, tahun 1990-an Wiro Sableng tayang di televisi. Pemerannya Herning Sukendero atau lebih dikenal sebagai Ken Ken.

Wiro Sableng memiliki nama asli Wira Saksana, karakter itu digambarkan sebagai pria muda yang sedikit gila, namun sebenarnya hal itu hanya pembawaanya saja. Ajian 212 menjadi senjata utama Wiro Sableng. Ia mampu mengeluarkan Kapak Maut Naga Geni 212 dari dadanya saat menghadapi musuh kuat. Beberapa jurus Wiro Sableng yang populer di kalangan anak-anak adalah Kunyuk Melempar Buah.

lowongan kerja
lowongan kerja SPBU ARDIFA GRUP, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

Leave a Reply



sepatu

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…