Satgas Antimoney Politic Pilkades Wonogiri 2016 dilantik di Aula Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah, Pokoh, Wonogiri, Jumat (18/11/2016). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos) Satgas Antimoney Politic Pilkades Wonogiri 2016 dilantik di Aula Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah, Pokoh, Wonogiri, Jumat (18/11/2016). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)
Jumat, 18 November 2016 18:15 WIB Rudi Hartono/JIBI/Solopos Sukoharjo Share :

PILKADES WONOGIRI
Satgas Antimoney Politic Ikut Awasi Tahapan Pilkades

Pilkades Wonogiri akan diawasi oleh satgas AMP.

Solopos.com, WONOGIRI — Sebanyak 15 orang dilantik menjadi Satuan Petugas (Satgas) Antimoney Politic (AMP) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Wonogiri, Jumat (18/11/2016), di Aula Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah, Pokoh, Wonogiri.

Satgas bentukan Pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Wonogiri itu bertugas mengawasi jalannya pilkades sejak tahapan yang sekarang bergulir hingga pemungutan dan penghitungan suara, 29 November mendatang.

Ketua PDPM Wonogiri, Heriwanto, saat ditemui solopos.com di sela-sela kegiatan menyampaikan pembentukan Satgas AMP Pilkades didasari semangat PDPM yang ingin berpartisipasi aktif dalam membangun demokrasi.

Anggota Satgas ditempatkan di 15 desa yang menggelar pilkades. Satgas akan dibantu personel pimpinan cabang tingkat kecamatan yang menjadi tuan rumah pilkades.

“Jika menemukan sesuatu, ada praktik money politics misalnya, satgas akan mencatatnya. Seluruh catatan akan dikumpulkan, dikaji, dan dianalisis. Berdasar analisis itu kami akan memberi rekomendasi. Hasil analisis dan rekomendasi akan diserahkan kepada Pemkab sebagai bahan evaluasi pelaksanaan pilkades tahun ini agar pilkades tahun-tahun berikutnya berjalan lebih baik,” kata Heriwanto.

Dia memastikan satgas tidak akan mengintervensi penyelenggara pilkades. Apabila menemukan hal-hal yang kurang baik, seperti kampanye hitam atau money politics, satgas hanya akan mengomunikasikan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD), panitia, atau tim pengendali tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Setelah dilantik para personel satgas akan diberi pembekalan ihwal regulasi yang mengatur pilkades, yakni Perda No. 17/2016 tentan Pemilihan Pengesahan Pengangkatan Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa (Perda Pilkades) dan Perbup No. 30/2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Pilkades.

Kabag Pemdes Setda Wonogiri, Sriyono, menyebut keberadaan satgas akan bisa membantu penyelenggara dalam mengawasi pelaksanaan pilkades.

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…