Pengurus KONI Kebumen yang baru berfoto bersama. (Harian Jogja/ist)
Jumat, 21 Oktober 2016 17:06 WIB Sumadiyono/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PENGEMBANGAN OLAH RAGA
KONI Kebumen Libatkan Pengusaha, Akdemisi, Profesional hingga Birokrat

Pengurus KONI yang berasal dari berbagai kalangan ini diharapkan mampu mendongkrak prestasi olah raga Kebumen.

Solopos.com, JOGJA – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kebumen masa bakti 2016-2020 dilantik, Kamis (20/10) malam. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua II KONI Jateng Sudarsono di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen.

Dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Jumat (21/10/2016), pelantikan dihadiri Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Dandim 0709 Letkol Czi Priyo Sambodo, Wakapolres Kompol Umi Mariati dan perwakilan Forkompinda Kebumen. Hadir Kepala Bidang Organisasi KONI Jateng Giri Dahono, perwakilan pengurus kabupaten (Pengkab) cabang olahraga serta para pejabat di jajaran Pemkab.

Di bawah kepemimpinan ketua umum Abdul Karnain MD yang terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) pada 13 September 2016, kepengurusan KONI melibatkan sejumlah elemen. Mulai dari praktisi olahraga, pengusaha, akademisi, profesional, hingga jajaran birokrasi.

Adapun di jajaran pengurus harian KONI Kebumen ada nama Wiji Sasongko sebagai Ketua I, Wakil Ketua II Herwin Kunadi dan Wakil Ketua III Sri Hartanto. Sekretaris Umum Dwi Antoro dan Bendahara Umum Rahmat Hidayat.

Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Kebumen Abdul Karnain berharap pelantikan pengurus KONI Kebumen akan mampu menjadikan semangat baru untuk mendulang prestasi olahraga. Juga melanjutkan program kerja sesuai visi dan misi khususnya bagi kemajuan prestasi dunia olahraga di Kebumen.

Abdul Karnain mengakui, kondisi KONI Kebumen saat ini sangat memprihatinkan. Bagaimana tidak, sampai saat ini KONI masih belum memiliki sekretariat. Dia berharap kepada Bupati Kebumen membantu ketersedian kantor KONI yang representatif. Termasuk KONI tidak memiliki sarana transportasi yang memadai, sehingga kesulitan jika akan mengirimkan atlet ke luar daerah.

“Pengembangan sarana prasarana olahraga di Kebumen semestinya akan dapat mengejar ketertinggalan dengan kabupaten lain. Untuk itu, kami berharap Bupati dapat merenovasi fasilitas olahraga dan penambahan fasilitas olahraga bagi atlet maupun masyarakat luas,” ujar Abdul Karnain.

Pembenahan Organisasi

Di bidang organisasi pihaknya juga akan melakukan pembenahan yakni mendorong kepengurusan cabang olahraga memiliki surat keputusan. Hal itu sesuai dengan amanat Muskorcab yakni penbenahan organisasi untuk mencapai prestasi.

Wakil Ketua II KONI Jateng Sudarsono berharap dukungan Bupati Kebumen terhadap keberadaan KONI Kebumen. “Sebab, tanpa dukungan bupati KONI tidak bisa berjalan apalagi menyambut Porprov 2018 di Tegal,” ujar Sudarsono saat membacakan sambutan Ketua Umum KONI Jateng Hartono.

Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, berharap pelantikan pengurus KONI menjadi momentum pengembangan olahraga dan peningkatan prestasi. Wabup mengharapkan para pengusaha juga harus ikut serta dalam membina olahraga di Kenumen. “Jangan hanya 100 % mengandalkan pemerintah,” ujar Yazid Mahfudz menjanjikan tahun 2017, KONI Kebumen sudah menempati kantor baru.

Lebih lanjut, Wabup berpesan untuk mengotimalkan fungsi KONI perlu adanya kesepahaman antarpengurus. Selain itu dia berpesan agar terus mempertajam prestasi di masing-masing cabang olahraga, melakukan evaluasi agar bisa berjalan dengan baik. “Juga persiapkan dari sisi anggaran sampai dengan kerjasama pengurus,” katanya.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…