Honda BeAT dan Honda Supra Raih Predikat Merek Terbaik dalam Indonesian best brand award 2016 (JIBI/Harian Jogja/dok. Honda) Honda BeAT dan Honda Supra Raih Predikat Merek Terbaik dalam Indonesian best brand award 2016 (JIBI/Harian Jogja/dok. Honda)
Rabu, 21 September 2016 00:20 WIB Mediani Dyah Natalia/JIBI/Harian Jogja Roda 2 Share :

INDONESIA BEST BRAND AWARD 2016
Honda BeAT dan Honda Supra Raih Predikat Merek Terbaik

Indonesian best brand award 2016 memberikan penghargaan untuk dua jenis motor Honda.

Solopos.com, JAKARTA — Citra sepeda motor Honda sebagai merek terbaik kepercayaan masyarakat Indonesia semakin kuat seiring diterimanya dua penghargaan Indonesia Best Brand Award (IBBA) 2016 di Hotel Shangri-la, Jakarta (16/9/2016).

(Baca Juga : INDONESIA BEST BRAND AWARD 2015 : Lenovo Sabet Best Brand Award Kategori Notebook)

Berdasarkan riset yang diselenggarakan oleh Lembaga Survei Mars dan Majalah SWA, Honda Supra berhasil meraih predikat Indonesia Golden Brands pada kategori Non-matic motorcycle. Predikat ini diraih 4 kali berturut-turut sehingga semakin memperkokoh predikat Honda Supra sebagai Rajanya Motor Bebek di Tanah Air. Sementara itu, Honda BeAT menguat dengan memenangkan hati kalangan pecinta skutik setelah meraih predikat Best Brand di kategori Matic Motorcycle.

GM Marketing Planning & Analysis Division AHM, Agustinus Indraputra mengatakan kepercayaan masyarakat tersebut merupakan hasil dari komitmen dan konsistensi  perusahaan dalam mengimplementasikan semangat Satu Hati dengan memberikan produk dan teknologi terbaik untuk menemani masyarakat berakfititas dalam mencapai mimpi.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan konsumen dalam memilih sepeda motor Honda. Hasil ini lebih memotivasi kami untuk terus memberikan produk, teknologi, dan layanan terbaik dalam menemani masyarakat mulai dari sebelum berkendara hingga tiba di tempat tujuan dalam beraktivitas meraih mimpi mereka,” seperti dikutip dari rilis yang Solopos.com, Senin (19/9/2016)

Survei IBBA 2016 ini dilakukan dengan mengacu pada beberapa variable penilaian yaitu brand awareness (popularitas merek), ad awareness (popularitas iklan), brand value (tingkat kualitas merek), satisfaction & loyalty index (tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan), market share (pangsa pasar), dan gain index (potensi pertumbuhan merek di masa akan datang). Survei ini dilaksanakan mulai  Maret sampai dengan Mei 2016 di 7 kota besar tanah air, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar dan Banjarmasin.

lowongan kerja
lowongan kerja MIM AL - AKBAR PANDEYAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…