Calon tunggal Kapolri baru Komjen Pol Budi Gunawan (kedua dari kanan) berbincang-bincang dengan sejumlah anggota DPR ketika menghadiri paripurna penetapan calon Kapolri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Wahyu Putro A.) Komjen Pol. Budi Gunawan di DPR. (JIBI/Solopos/Antara/Wahyu Putro A.)
Jumat, 2 September 2016 10:51 WIB JIBI/Solopos/Newswire Peristiwa Share :

BADAN INTELIJEN NEGARA
Komjen Budi Gunawan Gantikan Sutiyoso, DPR Segera Proses Ajuan Presiden

Badan Intelijen Negara, Wakapolri Komjen Budi Gunawan diajukan menjadi Kepala BIN menggantikan Sutiyoso.

Solopos.com, JAKARTA–Wakapolri Komjen Budi Gunawan diajukan menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Sutiyoso, setelah pimpinan DPR menerima surat dari Presiden yang disampaikan Menteri Sekteraris Negara Pratikno.

“Setelah Pak Mensesneg menyerahkan (surat pergantian Kepala BIN), maka Pimpinan DPR langsung mengadakan Rapat Pimpinan untuk menindaklanjuti surat tersebut,” kata Ketua DPR Ade Komaruddin di Gedung Nusantara III, Jakarta seperti dilansir Antara, Jumat (2/9/2016).

Ade mengatakan DPR akan menindaklanjuti surat itu setelah Pimpinan melakukan rapat dengan fraksi-fraksi, yang kemungkinan dilaksanakan pekan depan.

Menurut dia, rapat tersebut dilaksanakan pada Senin (5/9/2016) sekaligus menentukan komisi terkait yang akan ditugaskan melakukan uji kelayakan dan kepatutan.

“Namun sesuai mitra kerja, tentu Komisi I akan kami tugaskan untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan, setelah itu kita tentukan jadwalnya,” ujarnya.

Mensesneg M. Pratikno mengatakan dirinya hadir ke DPR untuk menyampaikan surat dari Presiden Joko Widodo terkait pergantian Kepala BIN.

Menurut dia, Presiden mengusulkan nama Budi Gunawan sebagai pengganti Sutiyoso, dan proses selanjutnya ada di DPR karena institusi itu akan memberikan pertimbangannya.

“Pergantian ini regenerasi, itu saja argumentasinya,” ucapnya.

Menurut dia, tidak ada periodesasi jabatan Kepala BIN sehingga pergantian itu merupakan hal yang wajar.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…