Ford Focus. (Motortrend.com) Ford Focus. (Motortrend.com)
Sabtu, 6 Agustus 2016 14:45 WIB JIBI/Solopos/Newswire Roda 4 Share :

RECALL MOBIL
Ford Tarik Nyaris 1 Juta Mobil Karena Pintu Bermasalah

Recall mobil terjadi pada beberapa model mobil besutan Ford.

Solopos.com, MICHIGAN – Pabrikan otomotif Negeri Paman Sam, Ford Motors mengumumkan penarikan (recall) terhadap 830.000 unit mobil produksinya lantaran terdapat masalah pada kait pengunci sehingga pintu tidak dapat tertutup sempurna.

Seperti dilansir laman Autoweek, Jumat (5/8/2016), recall mobil Ford itu dilakukan pada model C-Max dan Escape tahun produksi 2013-2015, Focus 2012-2015, Mustang dan Lincoln MKC 2015, serta Transit Connect 2014-2016.

Sebanyak 766.682 unit di antaranya beredar di Amerika Serikat, 61.371 unit di Meksiko, dan sisanya beredar di beberapa wilayah lain. Sejauh ini belum ada laporan mobil Ford di luar benua Amerika mengalami masalah serupa.

Pabrikan berjuluk Blue Oval itu menjelaskan buruknya material kait pengunci membuat pintu dapat terbuka dengan sendirinya ketika mobil melaju. Masalah tersebut sudah menyebabkan satu orang celaka dengan cedera yang kemungkinan berujung cacat.

Juru bicara Ford mengatakan pihaknya telah memberi tahu seluruh konsumennya tentang kampanye recall itu. Sementara biaya yang dikeluarkan pabrikan untuk mengatasi masalah tersebut dilaporkan mencapai US$270 juta atau sekitar Rp3,5 triliun.

Recall mobil dengan masalah kait pengunci bukan kali ini saja dilakukan Ford. April 2015 lalu, mereka pernah melakukan hal yang sama untuk model Ford Fiesta, Fusion, dan Lincoln MKZ di Amerika Utara.

 

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…