Ilustrasi bus (JIBI/Harian Jogja/Hengky Irawan)
Kamis, 28 Juli 2016 09:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

KISAH UNIK
Kru Bus Saling Menolong, Netizen Paguma Beri Apresiasi

Kisah unik, dua perusahaan bus yang saling berkompetisi di jalan raya justru saling menolong saat ada penumpang yang sedang tertinggal.

Solopos.com, MADIUN — Netizen Grup Facebook Paguyuban Madiun (Paguma) kagum terhadap aksi solidaritas antar-bus yang beroperasi di wilayah Jawa Timur. Meski di jalan raya, bus-bus tersebut saling berkompetisi untuk mencari penumpang, tetapi ketika salah satu bus ada masalah kru bus lain membantunya.

Hal itu diungkapkan salah satu member Paguma, Ars Riens dalam unggahannya di grup Facebook tersebut. Ars Riens dalam unggahannya menceritakan bahwa dirinya beberapa waktu lalu naik bus Sumber Selamat dari Terminal Nganjuk. Tiba-tiba kernet bus tersebut berteriak kepada sopir dengan mimik muka cemas. Kernet tersebut berteriak karena ada salah satu penumpang yang masih tertinggal di terminal Nganjuk. Barang-barang milik penumpang tersebut masih tertinggal di dalam bus.

Dalam kondisi tersebut seluruh kru bus terlihat cemas, kecuali sopir bus yang terlihat tenang. ” Barusan kluar dari trminal Nganjuk naek sumber selamat arah madiun,tiba2 sang kenek teriak dgn mimik cemas “ada penumpang yg ktinggalan di terminal…di cari di antara pnumpang dan mmang bner pnumpang tertinggal dan barang2nya msh di dlm bus,kondektur pun trlihat cmas,hanya sang sopir yg trlihat tenang…,” kata dia dalam unggahannya yang dikutip Solopos.com, Rabu (27/7/2016).

Karena tidak mungkin kembali ke terminal untuk mengambil penumpang yang tertinggal itu, akhirnya sopir bus memutuskan untuk berjalan pelan-pelan. Tidak lama setelah itu ada bus Mira yang menyalip dan berhenti di depan bus Sumber Selamat. Kemudian kru bus Mira menyerahkan penumpang kepada kru bus Sumber Selamat.

Sesampainya di dalam bus, penumpang dan kru bus pun tidak saling menyalahkan karena tahu posisi keduanya salah. Sopir bus Sumber Selamet pun langsung menyalip bus Mira untuk menyampaikan terima kasih karena telah bekerja sama untuk menolong penumpang tersebut.

” krn tdk mungkin kembali akhirnya bus brjalan pelan(pada tau to kbiasaannya…)tak lama tiba2 ada bus Mira menyalip dan brhenti memotong bus yg sy naiki,supir bicara smbil trtawa “lha iku wonge…”dan trnyata bnar pnumpang yg tdi tertinggal,stlah masuk ke bus lalu bicara sma kenek dan kondektur dan saling mengerti sipenumpang tdk marah2 krn dia jga merasa kliru,bgitu jga pihak kru bus,” tulis dia.

Atas peristiwa tersebut, sejumlah netizen pun mengapresiasi kru bus Mira yang telah membantu penumpang yang tertinggal di terminal Nganjuk.

Pengguna akun Facebook Irshad mengatakan kru bus memang hanya berkompetisi di jalan raya saja. Tetapi ketika ada penumpang yang tertinggal, biasanya antar-kru bus saling tolong menolong. Dia mengaku pernah melihat salah seorang penumpang bus Sumber Selamat yang tertinggal, kemudian penumpang itu diangkut menggunakan bus Mira dan disusulkan di Maospati.

“trah kruw bis ki balapane neng dalan, nek urusan penumpang keri yo diopeni bareng… mbiyen aku yo ngonangi penumpang sumber keri neng warung ringroad, akhire diangkut mira disusulke neng maspati,” tulis dia dalam kolom komentar.

Pantauan Solopos.com, Rabu pukul 20.00 WIB, unggahan tersebut telah disukai 132 pengguna Facebook, mendapat 40 komentar, dan 18 kali dibagikan.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…