Jogja
Rabu, 27 Juli 2016 - 02:40 WIB

STOK DARAH : PMI Sleman Kantongi Sertifikat Pemantapan Mutu Eksternal

Redaksi Solopos.com  /  Sumadiyono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Lambang PMI (Kaskus)

PMI Sleman juga memiliki kewenangan lebih untuk pengolahan darah.

Harianjogja.com, SLEMAN-Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Sleman mengantongi sertifikat pemantapan mutu ekternal dari pusat untuk melakukan pemeriksaan darah berkelanjutan. PMI Sleman juga memiliki kewenangan lebih untuk pengolahan darah.

Advertisement

Ketua PMI Cabang Sleman, Sunartono menjelaskan, sertifikat pemantapan mutu itu diperoleh berdasarkan hasil uji sampling yang dilakukan PMI Pusat. Sertifikat yang diraih untuk kategori pemeriksaan HBsAG, Anti HCV, HIV dan Sipilis. Alat pengolahan darah di PMI tersebut juga diperbarui tidak hanya bisa memeriksa whole blood (darah utuh) tetapi juga mampu mengurai ke unsur regen darah. “Dengan begitu, transfusi darah bisa tepat sesuai kebutuhan kasusnya,” kata Sunartono, Selasa (26/7/2016).

Menurutnya, dalam setiap kasus kebutuhan darah, penerima donor tidak selalu membutuhkan darah utuh melainkan juga unsur regen darah tertentu saja. Pada kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), misalnya, penderita sebetulnya hanya membutuhkan plasma darah atau trombositnya saja. Dengan alat terbaru yang dimiliki PMI Sleman, pengolahan darah hingga unsur terpisah menjadi lebih mudah dilakukan.

“Kalau pasien DBD diberi whole blood saja, dikhawatirkan justru akan membuat tubuhnya over kapasitas. Kalau hanya unsur tertentu yang dibutuhkan pasien, itu malah sangat bagus,” katanya.

Advertisement

Saat ini, permintaan darah di Sleman mencapai 800-1000 kantong darah per bulan. Tidak semua golongan darah yang dibutuhkan bisa terpenuhi. Adapun jumlah pendonor tetap di Sleman saat ini mencapai 0,8% dari 1,1 juta jumlah penduduk Sleman. Tahun ini, PMI Sleman menargetkan jumlah pendonor tetap naik menjadi 1,2%.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif