Plh. Ketua DPC PDIP Sragen Nuniek Sri Yuningsih (batik) menyantuni puluhan anak yatim dalam acara buka puasa bersama ratusan kader PDIP di Gedung Kartini Sragen, Minggu (3/7/2016). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos) Plh. Ketua DPC PDIP Sragen Nuniek Sri Yuningsih (batik) menyantuni puluhan anak yatim dalam acara buka puasa bersama ratusan kader PDIP di Gedung Kartini Sragen, Minggu (3/7/2016). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Senin, 4 Juli 2016 14:40 WIB Tri Rahayu/JIBI/Solopos Sragen Share :

PDIP SRAGEN
DPD PDIP Jateng Wacanakan Konfercabsus DPC

PDIP Sragen sempat dihebohkan denganaksi penyegelan kantor DPC PDIP beberapa waktu lalu.

Solopos.com, SRAGEN—Sanksi atas aksi penyegelan kantor DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sragen beberapa waktu lalu diserahkan ke DPP. DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng) mewacanakan adanya konferensi cabang khusus (konfercabsus) setelah pemilihan kepala daerah (pilkada) 2017.

Sekretaris DPD PDIP Jateng, Bambang Kusriyanto, saat ditemui wartawan seusai buka puasa bersama dengan kader PDIP Sragen di Gedung Kartini Sragen, Minggu (3/7/2016) petang, menyampaikan DPD lebih fokus pada konsolidasi persiapan pilkada 2017. Persoalan polemik di DPC PDIP Sragen, kata dia, diserahkan sepenuhnya kepada DPP.

“Kami sudah membuat berita acara pemeriksaan saksi-saksi atas penyegelan kantor DPC. Berita acara tersebut sudah diserahkan ke DPP. DPD tidak berwenang memberi sanksi kepada DPC. Yang jelas semua yang terlibat sudah dimintai keterangan. Soal sanksinya apa ya tunggu keputusan DPP,” ujar pria yang akrab disapa Bambang Kribo itu.

Dia menyampaikan urusan DPP cukup banyak karena juga menyiapkan pemenangan untuk 101 daerah yang bakal bertarung dalam pilkada 2017. Di Jateng, kata dia, ada tujuh daerah yang bakal mengikuti pilkada 2017.

Bambang menargetkan empat daerah di antaranya menang karena masuk zona hijau, yakni Kabupaten Jepara, Pati, Brebes, dan Cilacap. Sementara itu tiga daerah lainnya, kata Bambang, masuk zona kuning yang berarti daerah petarungan, yakni Salatiga, Banjarnegara, dan Batang. Dia menunggu hasil survei selesai untuk melihat peluang PDIP di tiga daerah itu.

“Mudah-mudahan realisasi target hampir sama dengan pilkada 2015. Dari 14 daerah yang ditargetkan menang bisa mencapai 13 daerah. Salatiga itu memang daerah PDIP tetapi calon-calonnya petarung semua. Wali Kota Salatiga itu maju lagi,” tambah dia.

Bendahara DPD PDIP Jateng, Agustina Wilujeng, saat dimintai konfirmasi juga mengamini pernyataan Bambang Kribo. Dia memberi keleluasaan bagi kader PDIP Sragen yang ingin menggalang dukungan untuk duduk di kursi Ketua DPC PDIP Sragen.

Reorganisasi DPC PDIP Sragen itu, kata Agustin, bisa dilakukan lewat mekanisme konfercabsus. “Konfercabsus itu kemungkinan yang menggelar DPD. Cuma waktunya menunggu setelah pilkada 2017,” tuturnya.

Pada acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim itu dihadiri ratusan kader PDIP Sragen. Sejumlah kader PDIP tak terlihat batang hidungnya. Agustina menilai kehadiran dalam buka puasa bersama itu tidak berdampak pada loyalitas kader. “Saya pun undangan. Bisa jadi undangannya mendadak sehingga ada yang tidak hadir. Jadi hadir atau tidaknya di acara buka puasa ini bukan menjadi ukuran kader loyal atau tidak,” tutur dia.

Dalam kesempatan itu, Nuniek Sri Yuningsih, sempat menyerahkan bantuan kepada 50 orang anak yatim. Dalam sambutannya, Nuniek mengimbau kepada ratusan kader agar menjadikan forum buka puasa bersama sebagai sarana untuk menjernihkan hati. Dia berpesan supaya keputusan apa pun diserahkan kepada struktural partai.

 

lowongan pekerjaan
DAQU TRAVEL HAJI & UMROH SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…