Ilustrasi pelaksanaan Ujian Nasional (UN) sekolah dasar dan sekolah sederajat. (JIBI/Solopos/Antara/Arif Firmansyah) Ilustrasi pelaksanaan Ujian Nasional (UN) sekolah dasar dan sekolah sederajat. (JIBI/Solopos/Antara/Arif Firmansyah)
Senin, 23 Mei 2016 09:50 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

UJIAN NASIONAL 2016
6 Siswa SD di Kabupaten Semarang Ikuti UN Susulan

Ujian Nasional 2016 untuk siswa sekolah dasar di Kabupaten Semarang susulannya akan dilaksanakan awal pekan ini.

Solopos.com, UNGARAN – Enam siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah sederajat di Kabupaten Semarang akan menjalani ujian susulan, Senin-Rabu (23-25/4/2016). Mereka mengikuti ujian susulan karena saat pelaksanaan ujian nasional (UN) pekan lalu absen disebabkan sakit.

“Saat pelaksanaan UN serentak awal pekan lalu mereka enggak bisa ikut karena sakit. Hal itu dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter. Sehingga, mereka kami akomodasi untuk ikut ujian susulan selama tiga hari,” ujar Ketua Panitia UN Kabupaten Semarang, Adi Prasetyo, kepada wartawan di Ungaran, Jumat (20/5/2016).

Adi menambahkan untuk ujian susulan ini, keenam siswa itu akan melaksanakan secara terpisah di UPTD pendidikan yang ada di kecamatan masing-masing. Untuk itu, pihanya pun telah menyiapkan pengawas yang akan mengawasi jalannya pelaksanaan ujian susulan itu.

Sedangkan untuk materi yang akan diujikan sama halnya dengan para siswa yang menjalani UN serentak, yaitu mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Hanya saja apakah soal itu sama atau tidak Adi enggan membeberkan.

“Soal ujiannya sudah kami distribuskan di masing-masing rayon, Jumat ini, agar Senin bisa langsung digunakan,” imbuh Adi.

Seperti diketahui sebelumnya, siswa SD sederajat di Kabupaten Semarang telah menjalani UN secara serentak awal pekan lalu, yakni Senin-Rabu (16-18/5/2016). Ada sekitar 15 ribu siswa dari 676 SD di Kabupaten Semarang yang mengikuti ujian itu.

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….