Persis Solo (JIBI/Dok/ Persis Solo (JIBI/Dok/
Minggu, 1 Mei 2016 03:50 WIB Farida T/JIBI/Solopos Indonesia Share :

ISC B 2016
Begini Jalannya Pertandingan Persis Solo Ditahan Imbang PSGC Ciamis

ISC B 2016 laga pembuka digelar di Manahan Solo.

Solopos.com, SOLO —  Persis Solo harus rela ditahan imbang PSGC Ciamis dalam laga pembuka ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) B di Stadion Manahan, Sabtu (30/5/2016) malam. Tuan rumah mesti berbagi angka, 1-1. Alhasil, Persis hanya mampu memetik satu poin di laga kandang babak penyisihan Grup III. Gol Persis diciptakan oleh Fernando Pangajow di menit ke-94. Sedangkan gol balasan dibuat Andi Dwi Kurniawan di masa injury time.

Tampil di depan publik sendiri, tim besutan Widyantoro ini turun dengan skema 4-2-3-1. Di barisan bek dipercayakan kepada Akbar Riansyah, Fernando Pangajow, Rohmat Sabani, dan Risman Maidullah. Sementara di tengah, Catur Pamungkas dan Bayu Andra menyokong Bayu Nugroho, Andrid Wibawa, dan Dedi Cahyo. Sedangkan Yanuar Ruspuspito dipasang di lini depan.

Persis mengawali laga dengan tampil meyakinkan. Tak butuh waktu lama bagi tuan rumah untuk mendapatkan beberapa peluang. Gelandang anyar Laskar Sambernyawa, Catur Pamungkas, memperoleh kesempatan. Sayang, tendangannya belum terlalu membahayakan gawang PSGC Ciamis yang dikawal Ghoni Yanuar.

Kesempatan emas diperoleh sang kapten Bayu Andra. Begitu pula dengan Bayu Nugroho. Tapi, aksi solo run sang gelandang itu hanya menyamping di sisi kanan gawang. Bukannya makin solid, Persis justru banyak kehilangan bola. Laskar Galuh malah mendominasi permainan hingga babak pertama rampung. Meskipun begitu, skor kaca mata bertahan hingga babak pertama selesai.

Di babak kedua permainan Persis berubah lebih gereget. Masuknya Agung Budi Wowot menggantikan Catur Pamungkas bikin laga lebih hidup. Terbukti beberapa kali kesempatan emas diperoleh lewat Dedi Cahyono, Yanuar, dan Andrid. Bahkan, Bayu Nugroho membikin gol sebelum akhirnya dianulir wasit karena dalam posisi offside.

Demi merapatkan pertahanan sekaligus mempertajam daya gedor, Bayu Nugroho diganti Tinton. Sementara Yanuar diganti Giannini Lestaluhu.
Kebuntuan pun pecah saat Fernando Pangajow sukses mengoyak gawang Ghoni saat terjadi kemelut di lini pertahanan Ciamis di masa injury time. Akan tetapi, Ciamis menyamakan kedudukan lewat titik putih setelah Pangajow melakukan handsball. Skor pun berakhir 1-1.

“Pertandingan ini luar biasa. Kedua tim main bagus. Persis punya semangat luar biasa. Sebenarnya kami sudah habis di babak kedua. Kami berterima kasih kepada Pasoepati,” papar manajer Ciamis, Herdiat, kepada wartawan.

Sementara itu, Pelatih Persis, Widyantoro, mengaku secara permainan karakter anak-anak mulai terlihat. Ia juga melakukan perubahan di beberapa posisi. Akan tetapi, ia menyayangkan berbagai pelanggaran terhadap pemainnya yang tak dianggap oleh wasit.

“Saya belum berani melakukan banyak perubahan. Di babak kedua permainan mulai berubah. Saya yang tanggung jawab atas apa yang terjadi di game ini,” jelas Wiwid.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…