Ilustrasi energi listrik (Antara) Ilustrasi energi listrik (Antara)
Sabtu, 30 April 2016 21:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

LISTRIK NGAWI
115 Keluarga Miskin di Ngawi Dapat Listrik Gratis

Listrik Ngawi akhirnya bisa dinikmati warga miskin di wilayah setempat.

Solopos.com, NGAWI – Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan listrik untuk 115 kepala keluarga tergolong warga miskin di Kabupaten Ngawi. Bantuan berupa hibah itu disalurkan melalui Yayasan Terang Untuk Bangsa.

Masing-masing KK telah mendapat bantuan pemasangan daya listrik gratis sebesar 450 VA berikut pemasangan instalasi listriknya.

“Setelah melalui proses panjang, akhirnya 115 KK warga miskin di Kecamatan Kwadungan, Ngawi, yang masuk dalam data Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur dan Yayasan Terang Untuk Bangsa bisa memiliki listrik secara mandiri,” ujar Ketua Yayasan Terang Untuk Bangsa, Iwan Susanto, di Ngawi, Jumat (29/4/2016).

Ia mengatakan pemberian bantuan hibah tersebut sempat mengalami kendala, karena dalam pemasangan terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh warga penerima.

Syarat itu di antaranya memiliki kartu sakti Presiden, seperti Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Keluarga Sejahtera.

Hal itu sesuai dengan SE Direktur Niaga PLN Nomor 0353/AGA.01.01/DIVAGA 2015, yang menyebutkan subsidi pemerintah berupa pemasangan instalasi listrik daya 450 VA gratis hanya diperbolehkan bagi pemegang kartu sakti presiden.

“Dari jumlah 115 tersebut ada beberapa yang tidak memiliki kartu sakti Presiden. Bagi yang tidak memiliki kartu, harus ada surat rekomendasi dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan [TNP2K] yang meyatakan bahwa bersangkutan telah masuk dalam basis data terpadu [BDT],” kata Iwan.

Asisten Manajer Pelayanan dan Adminitrasi PLN Area Madiun, Jainuri, mengungkapkan warga miskin yang telah terdata menerima bantuan tersebut namun tidak memiliki kartu sakti, tetap bisa mendapat listrik gratis, asal harus ada surat rekomedasi TNP2K.

“Meski tidak memegang kartu sakti Presiden, namun selama yang bersangkutan telah masuk dalam BDT yang dikeluarkan oleh TNP2K, maka permohonan untuk pemasangan listrik bisa dikabulkan,” ucap Jainuri.

Salah satu penerima bantuan listrik gratis, warga Desa Warok Kalong, Kwadungan, Ngawi, Sumanto, sangat bersyukur atas bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat senang dan terbantu dengan adanya listrik. Selama ini kami menyalur dan tidak bisa memasang listrik sendiri karena upah kami sebagai buruh tani sangat kecil,” ujar dia.

lowongan pekerjaan
PT ANDALAN FINANCE INDONESIA (Nasmoco Group), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….