Seorang pria melakukan KDRT kepada sang istri di jalan, di Tiongkok (Youtube.com/Daily Mail) Seorang pria melakukan KDRT kepada sang istri di jalan, di Tiongkok (Youtube.com/Daily Mail)
Sabtu, 30 April 2016 03:30 WIB Evi Handayani/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

KISAH TRAGIS
Tuding Selingkuh, Pria Ini Tega Pukuli Istri di Jalan

Kisah tragis kali ini datang dari Tiongkok.

Solopos.com, CHENGDU — Seorang pria di Tiongkok terekam melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada istrinya, di jalan. Lebih tragis, karena anak mereka melihat langsung peristiwa pemukulan tersebut.

Dalam insiden kekerasan ini, sang pria menuduh istrinya berselingkuh. Ia membanting telepon genggam sang istri. Anak mereka menangis ketika melihat ibunya dipukuli sang ayah.

Orang-orang yang melihat kejadian pemukulan ini suami kepada istrinya ini, berusaha melerai. Sayang, sang pria tak menggubris nasihat orang lain. Ia malah memburu sang istri dan menjambak rambutnya hingga jatuh.

Dilansir Dailymail, Jumat (29/4/2016), peristiwa nahas ini diperkirakan terjadi di Chengdu, Provinsi Sichuan, Tiongkok, 22 April 2016. Dugaan ini didasarkan pada unggahan akun jejaring sosial di Tiongkok Weibo, Qing Qing Dia Bian Cao, pada 23 April 2016.

Dilansir People’s Daily Online, rekaman video KDRT ini pun cepat menjadi viral di media sosial regional Tiongkok. Komentar pro kontra atas peristiwa ini pun mengalir. Ada yang mengecam tindakan sang pria itu karena melakukannya di depan anak.

“Bagaimana dia bisa menyerangnya seperti itu hanya dnegan kecurigaan tidak setia? Bagaimana jika ternyata kesalahpahaman? Wanita ini harus menceraikan laki-laki ini,” kata seorang pengakses Internet (netizen).

“Saya ingin memuji orang-orang yang lewat terutama wanita pertama yang melakukan intervensi,” tulis netizen lain.

“Wanita semacam ini harus dipukul. Sebagai seorang pria, saya mendukung Anda. Tapi jangan melakukannya di depan anak. Ini tidak akan baik untuk masa depannya,” komentar netizen.

LOWONGAN PEKERJAAN
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…