Ilustrasi kecelakaan truk (JIBI/Harian Jogja/Gigih M Hanafi) Ilustrasi kecelakaan truk (JIBI/Harian Jogja/Gigih M Hanafi)
Sabtu, 30 April 2016 21:44 WIB Hijriah AW/Rini Y/JIBI/Solopos.com Boyolali Share :

KECELAKAAN BOYOLALI
Ngeri! Laka di Keboan Ternyata Libatkan 5 Kendaraan

Kecelakaan Boyolali terjadi di Keboan, merupakan laka karambol.

Solopos.com, BOYOLALI — Kecelakaan Boyolali terjadi di Keboan, Ampel, Boyolali, Sabtu (30/4/2016) sore, merupakan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) karambol.

Sebanyak lima unit kendaraan terlibat dalam kecelakaan Boyolali. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Sabtu malam, kecelakaan Boyolali di Keboan itu melibatkan dua unit truk Hino, satu unit Mitshubisi Box, dua unit mobil Elf. Sehingga total ada lima kendaraan yang terlibat dalam laka tersebut.

Informasi yang dihimpun Mitshubisi box bermuatan minuman isotonik dalam kemasan. Sementara salah satu truk Hino mengangkut asbes.

Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian belum bisa memberikan informasi detail, lantaran masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kawasan Keboan Ampel, Boyolali merupakan kawasan rawan kecelakaan, karena terdapat turunan tajam dari arah Semarang.

 

Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Yuna Ahadiyah, ketika dihubungi Solopos.com, Sabtu malam mengatakan pihaknya masih melakukan olah TKP. Dia menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sementara di jejaring sosial sejak Sabtu petang telah beredar kabar simpang siur mengenai adanya korban jiwa dalam kecelakaan karambol tersebut.

Kejadian kecelakaan Boyolali itu sempat memacetkan arus lalu lintas jalur Solo-Semarang demikian sebaliknya. Salah satu warga Solo, Mulyanto Utomo yang melewati jalan itu menuju Semarang, sekitar pukul 19.00 WIB mengatakan, kemacetan sekitar 4 kilometer.

Kemacetan mulai terjadi di perempatan depan Terminal Bus Boyolali hingga ke arah Ampel. “Setelah melewati truk yang kecelakaan di jembatan sebelah timur Warung Tegal, jalan mulai merayap. Sampai Ampel lalu lintas masih padat merayap.”

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…