Direktur Utama Sido Muncul, Irwan Hidayat, menunjukkan maket hotel, mal, dan apartemen Tentrem Semarang di Jl. Gajahmada, Semarang, setelah ground breaking, Jumat (29/4/2016).
Sabtu, 30 April 2016 09:50 WIB Insetyonoto/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

INVESTASI SEMARANG
Gelontor Rp1 Triliun, Sido Muncul Ramaikan Bisnis Hotel

Hotel Semarang persaingan bisnisnya turut diramaikan oleh PT Sido Muncul.

Solopos.com, SEMARANG – PT Sido Muncul Tbk melalui jaringan Tentrem Group meramaikan persaingan bisnis perhotelan di Semarang. Hal ini dibuktikan PT Sido Muncul dengan membangun Hotel Tentrem Terpadu dengan investasi yang mencapai Rp1 triliun.

Peletakkan batu pertama (ground breaking) Hotel Tentrem yang terpadu dengan mal dan apartemen di Jl. Gajahmada No. 123 Semarang ditandai dengan penekanan tombol oleh Ny. Desy Sulistio, generasi kedua dari Ny. Rahmat Sulistio pendiri Sido Muncul, Jumat (29/4/2016).

Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama Sido Muncul, Irwan Hidayat; Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo; Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Jaswandi; Kapolda Jateng, Irjen Pol. Condro Kirono; Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, serta para kalangan pengusaha.

Hotel, mal, dan apartemen Tentrem Semarang berada di sekitar Simpang Lima yang merupakan pusat perkantoran, pemerintahan, pebelanjaan, kuliner, dan hiburan tersebut menyasar kelas menengah ke atas.

“Pembangunan hotel, mal, dan apartemen Tentrem Semarang ini ditargetkan rampung pada 2018 dengan target pasar kalangan menengah ke atas,” kata Irwan.

Bangunan di atas tanah seluas sekitar 8,400 m2 dengan luas bangunan 85.000 m2 tersebut terdiri dari dua tower yakni tower hotel dan apartemen 18 lantai, serta empat basement.

Untuk tower hotel akan memiliki 216 kamar dengan tipe deluxe, premier, executive, dan president suite. Untuk apartemen sebanyak 80 unit, terdiri 38 unit tipe dua bedroom, 38 unit tiga bedroom, dan delapan unit tipe penthouse.

Sedangkan untuk mal memiliki fasilitas super marker, gedung bioskop, meeting room, gym center, dan utility room. “Saat ini untuk apartemen sudah terjual 50 persen atau 40 unit,” ungkap Irwan.

Dia menambahakan konsep pembangunan hotel, apartemen, dan mal Tentrem Semarang berorinetasi ke depan yakni pada 2020 yang kondisinya sudah berubah.

”Kondisi Semarang pada 2020 akan berbeda dengan sekarang. Jadi pertimbangan kami adalah bisnis ke depan,” tandasnya.

Sementara itu, Ganjar Pranowo menyambut baik pembangunan hotel, mal, dan apartemen Tentrem Semarang. Orang nomor satu di jajaran Pemprov Jateng itu berharap keberadaan Hotel Tentrem bisa menunjang industri pariwisata di sekitarnya.

”Saya harapkan Hotel Tentrem Semarang mempertahankan keunikan seperti Hotel Tentrem di Jogja yang ada suguhan jamu tradisional untuk para tamu,” kata Ganjar.

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…