Google Doodle memperingati hari lahir ke-100 Claude Shannon (Google.com) Google Doodle memperingati hari lahir ke-100 Claude Shannon (Google.com)
Sabtu, 30 April 2016 10:00 WIB Evi Handayani/JIBI/Solopos.com Internet Share :

GOOGLE DOODLE
Mengenal Sosok Claude Shannon di Google Doodle

Google Doodle kali ini memperingati hari lahir Claude Shannon.

Solopos.com, SOLO — Claude Elwood Shannon adalah ilmuwan asal Amerika yang ahli dalam bidang matematika dan elektronika. Ia dikenal sebagai insinyur listrik dan kriptografer. Siapakah sosok ini sebenarnya? Mesin pencarian Google mengungkapkannya hari ini, Sabtu (30/4/2016).

Claude lahir di Petoskey, Michigan, United States, 30 April 1916. Maka dari itu, tepat hari ini adalah peringatan hari lahirnya yang ke-100. Ia meninggal pada 24 Februari 2001, di usia 84. Ilmuwan tersebut tutup usia di Medford, Massachusetts, United States.

Ayah Claude adalah Claude Sr, seorang pengusaha dan hakim keturunan New Jersey. Sementara ibu Claude adalah seorang guru bahasa dan kepala sekolah Gaylord Senior High School, Mabel Wolf Shannon.

Claude Elwood Shannon (Wikipedia.org)

Claude Elwood Shannon (Wikipedia.org)

Claude Shannon terkenal karena teori informasinya yang terbit pada 1948. Ia juga mulai dikenal dunia ketika pada 1937, Claude Shannon mencanangkan teori sirkuit digital. Karena kecerdasan Claude, ia berhasil meraih gelar master di usia 21 tahun dari Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Semasa hidup, Claude Shannon menulis tesis tentang aplikasi listrik aljabar Boolean. Ia berkontribusi di bidang kriptanalisis ketahanan nasional selama Perang Dunia II. Ia juga berperan dalam hal codebreaking dan telekomunikasi yang aman.

Bagi Claude, pahlawan masa kecilnya adalah Thoman Edison. Mereka masih memiliki hubungan kekerabatan, karena sama-sama keturunan John Ogden, seorang pemimpin kolonial yang terhormat.

Claude Shannon memiliki tiga anak, yaitu Robert James Shannon, Andrew Moore Shannon, dan Margarita Shannon. Putra tertuanya, Robert Shannon, meninggal ketika Claude Shannon berusia 45 tahun.

Claude Shannon sendiri diisukan menderita Alzeimer, yang menyebabkan kematiannya di 2001. Di usia lanjutnya, ia menghabiskan waktu di panti jompo di Massachusetts. Dalam obituarium Claude Shannon, istrinya, Mary Elizabeth Moore Shannon, tidak menyebutkan penyakit Claude. Mary hanya mengatakan bahwa suaminya pelupa.

Selama kiprah Claude Shannon di bidang matematika dan elektronika, ia menyabet pelbagai penghargaan. Penghargaan itu adalah Stuart Ballantine Medal (1955), IEEE Medal of Honor (1966), National Medal of Science (1966), Harvey Prize (1972), Claude E. Shannon Award (1972), Harold Pender Award (1978), John Fritz Medal (1983), Kyoto Prize (1985), dan National Inventors Hall of Fame (2004).

Judul tesis yang Claude Shannon tulis  antara lain A Symbolic Analysis Of Relay And Switching Circuits pada 1940 dan An Algebra For Theoretical Genetics, di tahun yang sama.

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…