Aeroscreen pada mobil F1 Red Bull Racing. (Twitter.com) Aeroscreen pada mobil F1 Red Bull Racing. (Twitter.com)
Sabtu, 30 April 2016 22:40 WIB Himawan Ulul/JIBI/Solopos.com Roda 4 Share :

FORMULA ONE 2016
Red Bull Pasang Kaca Pelindung Kepala di Mobil F1

Formula One 2016 Rusia menjadi ajang uji coba kaca pelindung nyawa pembalap.

Solopos.com, MOSCOW – Sesi latihan bebas Formula One (F1) 2016 seri Rusia digunakan tim Red Bull Racing untuk menguji coba prototipe kaca Aeroscreen. Kaca tersebut diharapkan dapat melindungi keselamatan pembalap.

Meski sudah memakai helm dan race suit, pembalap F1 sebenarnya tidak sepenuhnya aman, terutama pada area kepala. Ingat ketika pembalap Mclaren Fernando Alonso mengalami tabrakan hingga mobilnya berputar di udara pada seri F1 2016 Australia?

Risiko Alonso patah leher akibat kecelakaan itu sebenarnya sangat besar, beruntung ia masih selamat meski cedera. Kecelakaan lain yang mungkin terjadi adalah ban atau komponen lain lepas dan menghantam kepala pembalap dengan kecepatan tinggi.

Melihat besarnya potensi kecelakaan, Red Bull memutuskan untuk mulai menguji Aeroscreen. Perangkat itu berupa kaca bening cukup tinggi berbentuk melengkung seperti visor dan dipasang pada badan mobil tepat di depan kepala pembalap.

Dikutip Solopos.com dari akun Twitter @Redbullracing, Jumat (29/4/2016), tim berlogo banteng kembar itu mengutus pembalap Daniel Ricciardo untuk mencobanya. Sedangkan hasilnya akan diumumkan beberapa hari ke mendatang.

“Semuanya siap untuk #FP1 dan debut prototipe Aeroscreen di #RussianGP. Inilah dia penampilan perdana @Danielricciardo dengan Aeroscreen pada mobilnya,” kicau Red Bull.

Dilansir laman Autoweek, Aeroscreen merupakan pengembangan dari perangkat serupa bernama Halo besutan Ferrari. Material yang digunakan sama persis dengan kaca pada supercar di balapan LMP1 sehingga kekuatannya tidak perlu diragukan lagi.

Sementara FIA selaku penyelenggara F1 2016 meski memberikan izin pengujian, mereka mengaku tidak yakin Aeroscreen bisa direalisasikan dalam waktu dekat. FIA juga memprediksi tidak semua pembalap mudah beradaptasi dengan perangkat itu.

“Ide Red Bull memang bagus dan kami tahu itu adalah pengembangan dari Halo Ferrari. Tapi kami ragu jika itu bisa diterapkan untuk F1 2017,” ungkap Charlie Whiting, Direktur Balap F1.

lowongan pekerjaan
EDITOR FISIKA (Fulltime), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL TERIOS TS’2008,Mulus/Gagah R18,Comp AC Baru,Silver,125JtNego, Hub=085640166830 (A001…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Rabun...

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (11/9/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO — Judul esai saya ini saya adopsi dari terminologi Profesor Theodore Levitt tentang marketing myopia atau…