Bus Trans Jogja (JIBI/Harian Jogja/Gigih M. Hanafi)
Jumat, 29 April 2016 07:20 WIB Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

TRANS JOGJA
Dari 34 Armada, Bus Mana Saja yang Diganti?

Trans Jogja untuk armada baru tengah menjalani uji kir.

Solopos.com, JOGJA – Dari 34 bus Trans Jogja yang kini beroperasi, 25 armada di antaranya akan diganti dengan 25 bus baru. Saat ini bus-bus baru itu sedang menjalani serangkaian uji Kir dan akan segera beroperasi awal Mei.

Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Haryanta Kamis (28/4/2016) mengatakan 25 bus itu akan menggantikan 25 armada dari 34 bus Trans Jogja generasi pertama yang sudah melewati masa pakainya. Sembilan bus generasi pertama menurut Sigit masih akan dipertahankan sembari menunggu pengadaan bantuan bus di tahun berikutnya.

Tim appraisal disebutnya yang menilai dan memilih bus lama Trans Jogja secara menyeluruh serta menentukan sembilan bus yang dinilai paling layak jalan. Hasilnya sembilan bus terbaik akan tetap beroperasi, sementara sisanya akan berhenti mengaspal sebagai armada Trans Jogja.

Sebanyak 25 bus lama yang digantikan selanjutnya akan menjadi hak milik PT Jogja Tugu Trans (JTT). Sigit menuturkan akan digunakan untuk apa bus-bus uzur itu menjadi hak PT JTT sebagai operator lawas Trans Jogja. Keputusan itu merupakan hasil kesepakatan yang sudah ditandatangani beberapa tahun silam.

Meski menyerahkan sepenuhnya hak pengelolaan bus lama kepada PT JTT, Sigit menegaskan pihaknya melarang keras bus ini didaur ulang untuk angkutan perkotaan. Pasalnya dari sisi keamanan dan kenyamanan bus-bus uzur itu sudah melewati masa pakai dan tak layak jalan.

“Akan untuk apa itu kewenangannya JTT, tapi kami tidak mengizinkan untuk angkutan perkotaan,” tegas dia.

LOWONGAN PEKERJAAN
GRIYA BAMBU KUNING, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…