Bus Trans Jogja (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)
Jumat, 29 April 2016 10:55 WIB Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

TRANS JOGJA
Cukupkah Trans Jogja Layani Kebutuhan Masyarakat?

Trans Jogja untuk armada baru tengah menjalani uji kir.

Solopos.com, JOGJA- Setidaknya 25 bus Trans Jogja baru akan menggantikan 25 armada lawas. Adapun 34 bus Trans Jogja yang saat ini beroperasi seluruhnya perlu diganti.

Wakil Ketua Komisi C DPRD DIY Arief Budiono menilai dengan jumlah armada yang ada saat ini Trans Jogja masih jauh dari cukup untuk melayani kebutuhan transportasi masal di Jogja. Apalagi, kata dia, sembilan bus yang beroperasi nantinya masih merupakan bus lama yang sebenarnya sudah tak layak jalan.

Arief pun meinta PT Anindya Mitra Internasional (AMI) untuk menambah sendiri sembilan bus untuk armada Trans Jogja. Solusi itu dinilainya ideal agar layanan publik tak terganggu. Calon penumpang pun merasa nyaman dan amandalam memanfaatkan moda ransportasi umum itu.

“Kalau bus lama tetap digunakan, rasa nyaman publik akan terabaikan, PT Ami harus membeli kekurangan sembilan bus,” kata dia.

Sementara PT AMI agaknya enggan untuk memenuhi permintaan DPRD DIY. Direktur Utama PT AMI Dyah Puspitasari mengatakan PT AMI hanya menerima mandat sebagai operator Trans Jogja sampai akhir tahun ini. Bila dengan waktu yang tersisa mereka harus mengadakan bus baru, langkah itu dinilai tak masuk akal.

“Kalau kita beli hanya untuk beberapa bulan itu kan tidak masuk akal dari segi ekonomi,” kata dia.

Karena itu, Dyah mengatkaan pihaknya bersikukuh menggunakan armada lama untuk melengkapi 74 armada Trans Jogja yang melayani delapan jalur. Langkah itu dinilainya paling rasional terlebih mereka sudah melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki bus lama.

“Kekurangannya kita tetap pakai bus lama yang sudah disesuaiken dengan Standar Pelayanan Minimal. Itu rasional,” kata dia.

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…