Kegiatan latihan PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida. (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja) Kegiatan latihan PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida. (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 29 April 2016 20:55 WIB Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja Indonesia Share :

PSIM JOGJA
Raymond Tauntu Balik Kandang

PSIM Jogja kembali memanggil Raymond Tauntu

Solopos.com, JOGJA-Pasca memulangkan dua gelandang bertahannya, manajemen PSIM segera bergerak cepat mendatangkan pemain baru. Kali ini manajemen klub berjuluk Laskar Mataram itu kembali mendatangkan seorang gelandang.

Berbeda dengan dua gelandang sebelumnya, nama pemain baru ini sebenarnya sudah tak asing bagi PSIM Jogja. Raymond Tauntu, gelandang muda PSIM musim lalu, kali ini memang menjadi bidikan manajemen PSIM Jogja.

Bahkan, diklaim sendiri oleh Ketua Umum PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru, pihaknya telah menjalin kesepakatan dengan eks pemain Persisam Samarinda U-21 itu.

Negosiasi kilat itu dilakukannya lantaran pihak pelatih sebenarnya sudah memiliki catatan terkait performa adik ipar dari pesepakbola senior Indonesia Ferdinand Sinaga itu. “Jadi kami tinggal memantau kondisi fisiknya saja,” kata Agung, Kamis (28/4/2016).

Meski begitu, bukan berarti lantas pihaknya akan menerima begitu saja Raymond di skuat Laskar Mataram. Ditegaskannya, jika memang kondisi Raymond tak prima, praktis kesepakatan tersebut batal dengan sendirinya.

“Karena dalam kesepakatan kami dengan Raymond, kalau ternyata kondisinya tak bagus, kami tak akan pakai,” tegasnya.

Terkait hal itu, Pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto mengaku lega dengan kedatangan Raymond di wisma pemain PSIM. Pasalnya, saat ini, skuatnya memang mengalami krisis gelandang bertahan dengan jam terbang tinggi.

Setidaknya, kehadiran Raymond adalah angin segar atas celah tersebut. Ia berharap, selama libur kompetisi, Raymond bisa menjaga kebugaran tubuhnya. Dengan begitu, tugasnya dalam mengembalikan sentuhan bola dan kolektivitas permainan Raymond pun bisa menjadi lebih mudah.

“Apalagi katanya kan Raymond aktif di futsal selama libur kompetisi. Saya yakin itu banyak membantu untuk menjaga kondisinya,” kata Erwan saat ditemui Harianjogja.com usai memimpin anak asuhnya dalam sesi latihan sore di Stadion Sultan Agung.

Dengan kehadiran Raymond, Erwan pun kian optimistis PSIM Jogja bisa bersaing di Grup 4 ISC B 2016. Terlebih, kini pihaknya juga telah mendapatkan titik terang untuk menggunakan Stadion Sultan Agung Bantul sebagai homebase.

Kondisi lapangan yang bagus ditambah dengan banyaknya kapasitas penonton jelas membuat anak asuhnya kian percaya diri saat tampil  pisebagai tim kandang.

Seperti diketahui, kepastian PSIM Jogja menggunakan Stadion Sultan Agung itu didapat setelah adanya kesepakatan antara manajemen maupun suporter dari pihak PSIM dan Persiba Bantul di hadapan Bupati Bantul, Kamis (27/4) lalu.

LOWONGAN PEKERJAAN
WEDHANGAN GULO KLOPO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…