Tim bola voli putri Vita Solo akhirnya menembus divisi utama liga voli Indonesia. Ist/dok
Jumat, 29 April 2016 10:15 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Umum Share :

PROLIGA 2016
Samator Waspadai Kejutan BNI Taplus

Proliga 2016 Final Four Seri I Pertamina Proliga 2016 dibuka dengan pertarungan tim putra Surabaya Samator vs Jakarta BNI Taplus.

Solopos.com, BANDUNG — Final Four Seri I Pertamina Proliga 2016 bakal dibuka dengan pertarungan tim putra Surabaya Samator versus Jakarta BNI Taplus di GOR Citra Arena, Bandung, Jumat (29/4/2016) pukul 14.30 WIB.

Surabaya Samator merupakan juara di babak reguler. Sementara Jakarta BNI Taplus tampil prima di putaran kedua babak reguler untuk memastikan tiket ke Final Four. Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno, pun menganggap pertarungan kontra BNI Taplus tidak akan mudah.

“Karena ini sudah empat besar, jadi semua harus dioptimalkan. Mental terutama harus tetap dijaga,” jelas Hadi ketika dijumpai wartawan seusai jumpa pers di Park Hotel, Bandung, Kamis (28/4/2016).

Tim yang bermarkas di Surabaya tersebut tidak menganggap remeh BNI Taplus yang sempat tampil kurang meyakinkan di putaran pertama babak reguler. Faktanya, BNI mampu bangkit di putaran kedua, hingga meraih tiket ke Final Four.

Hadi menilai BNI Taplus memiliki potensi member kejutan karena pelatih mereka, Edwardo De Paolo asal Brasil, kerap melakukan bongkar-pasang pemain.
“Ya kami perang strategi saja, mereka kan bersama pelatih asing, pelatihnya kerap tiba-tiba mengganti pemain, jadi itu yang membuat sulit diprediksi dari mereka,” ujar Hadi.

BNI Taplus akan mengusung mis revans saat bertemu Samator. Pada dua kali pertemua di babak reguler, BNI Taplus selalu menelan kekalahan dari tim asal Surabaya itu. Pada seri di Probolinggo, Aji Maulana dkk. takluk 1-3 (25-22, 21-25, 22-25, 25-27). Sementara di Jakarta, anak asuh Edwardo De Paolo tumbang 2-3 (14-25, 20-25, 25-22, 25-19, 13-15).

“Untuk melawan Samator, yang terpenting bagi kami adalah menjaga ketenangan, fokus kami sangat tinggi. Di samping kami juga harus memperbaiki [teknik] baik receive maupun servis,” jelas ofisial BNI Taplus, Agus Jungjungan.

Tidak ada pemain cedera di kedua kubu.
Pemain asing BNI Taplus, Felipe Jose Da Silviera asal Brasil yang sempat cedera kaki, berangsung-angsur pulih. Agus pun memastikan semua pemain BNI Taplus bisa dimainkan melawan Samator, termasuk kapten mereka asal Solo, Aji Maulana.

“Kami bersyukur bisa masuk empat besar ini, dari awal kami ingin masuk final dan menjadi juara, tekad itu masih dipegang pemain-pemain kami,” tegas Agus.

Satu laga lain di bagian putra pada hari pembuka Final Four di Bandung mempertemukan Jakarta Pertamina Energi melawan Palembang Bank Sumselbabel. Sedangkan di bagian putri, juara babak reguler Jakarta Elektrik PLN akan melawan Gresik Petrokimia dan Jakarta Pertamina Energi akan melakoni laga perdana di Bandung ini dengan bertarung kontra Jakarta PGN Popsivo.

“Di Final Four ini kami akan berusaha yang terbaik, sebagai juara bertahan itu jadi beban tersendiri, namun setelah jeda dua pekan kami memiliki kesiapan yang cukup untuk memperbaiki diri, dan mental juara harus kami pertahankan,” ujar Manajer Jakarta Elektrik PLN, Heri Hermawan.

Penggawa tim putri Gresik Petrokimia, Dian Septi, mengaku timnya tidak gentar meski harus bertemu juara bertahan Proliga sekaligus juara babak reguler di laga pembuka Final Four Seri I ini.

“Hampir semua tim memiliki kemampuan yang sama di Final Four ini, bagaimana mereka mengatur stamina dan strategi, mengatur emosi setiap laga,” ujar perwakilan Pertamina, Dicky Septriadi.

 

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…