Ratusan polisi mengikuti persiapan pengamanan peringatan May Day di Ponorogo di halaman Mapolres Ponorogo, Jumat (29/4/2016). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Ratusan polisi mengikuti persiapan pengamanan peringatan May Day di Ponorogo di halaman Mapolres Ponorogo, Jumat (29/4/2016). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Jumat, 29 April 2016 21:15 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

HARI BURUH 2016
Polisi Yakin Peringatan May Day di Ponorogo Berjalan Lancar

Hari Buruh 2016 akan diperingati 1.000 buruh di Alun-alun Ponorogo.

Solopos.com, PONOROGO – Sebanyak 1.000 buruh di Ponorogo akan memperingati Hari Buruh Sedunia atau yang biasa disebut May Day pada Minggu (1/5/2016) di Alun-alun Ponorogo. Dalam peringatan itu, sebanyak 300 polisi dari Polres setempat disiagakan di lokasi.

Kapolres Ponorogo, AKBP Ricky Purnama, menjamin peringatan May Day di Kota Reog bakal berjalan secara aman dan lancar.

Meski demikian, polisi tetap menyiagakan 300 personel untuk menjaga keamanan di lokasi acara yaitu di Alun-alun Ponorogo dan sejumlah titik yang dianggap rawan.

Ricky menambahkan dalam peringatan May Day di Ponorogo dari tahun ke tahun selalu tertib. Untuk itu, pihaknya memastikan pada tahun ini juga akan berjalan dengan lancar dan tertib.

Dia menyebutkan ada sekitar 1.000 buruh yang akan mengikuti kegiatan itu. Kegiatan pun dipusatkan di alun-alun dengan berbagai acara seperti senam sehat, donor darah, dan hiburan.

Sampai saat ini, dia mengaku belum menerima organisasi yang mengajukan izin unjuk rasa pada peringatan May Day.

“Belum ada yang izin melakukan unjuk rasa. Ya sampai saat ini hanya izin melakukan kegiatan di alun-alun itu,” kata dia seusai melakukan apel persiapan pengamanan May Day di Mapolres Ponorogo, Jumat (29/4/2016).

Dia menyampaikan selain personel dari kepolisian, pengamanan May Day juga akan diikuti personel dari TNI dan personel dari Pemkab Ponorogo.

Menurut dia, kegiatan paling menonjol di peringatan May Day nanti diprediksi terjadi yaitu pada saat acara dimulai dan berakhir.

“Kemungkinan cuma kepadatan arus lalu lintas saja. Untuk itu, demi kelancaran lalu lintas, ada personel yang kami siagakan di sejumlah titik jalan yang dianggap rawan macet,” jelas dia.

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…