Tarian Bimo Hambkesa dipentaskan di halaman rektorat kampus ISI Solo, Kentingan, Kamis (28/4/2016). Penampilan Samsuri dan mahasiswa ISI tersebut merupakan rangkaian acara pembukaan Solo 24 Jam Menari yang diikuti oleh 6.000 penari. (Catur Himawan Respatio/JIBI/Solopos) Hari Tari Sedunia Solo Menari
Jumat, 29 April 2016 11:45 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

BERITA TERPOPULER
Kemeriahan Hari Tari Sedunia hingga Begal Celurit Diringkus

Berita terpopuler Solopos.com hari ini hadir dari kemeriahan Hari Tari Sedunia.

Solopos.com, SOLO – Hari tari sedunia di Solo diperingati dengan kegiatan Solo Menari, meski bertajuk Solo 24 Jam Menari.  Meski bertajuk Solo 24 Jam Menari namun di tahun ke-10 ini bertambah durasi menjadi 36 jam.

Kamis (28/4/2017), sekitar pukul 13.30 WIB ratusan orang penari dalam balutan busana Nusantara mulai berjalan memutar menempuh rute mulai dari gedung Jurusan Tari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo-jalan Guntur-BNI-Kampung Ngasinan (Jalan Buruh)-gedung Rektorat ISI Solo.

Ini adalah iring-iringan karnaval Solo 24 Jam Menari. Tak hanya sekadar berjalan, mereka juga menari sepanjang rute perjalanan. Rombongan barikade terdepan diisi 72 orang berkostum merah yang tergabung dalam komunitas Barong Thir Thur Laskar Sogok Thun-Theng SMPN 5 Blora.

Kemeriahan Hari Tari Seduni ini menyedot perhatian pembaca Solopos.com hari ini, JUmat (29/4/2016). Bersama kasus penganiayaan di Sukoharjo hingga meme lucu “Dear Mantan,” berita ini berhasil menjadi yang terpopuler 24 jam terakhir.

Inilah daftar berita terpopuler Solopos.com hari ini;

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…