Mobil Jeep Wrangler berwarna oranye (kanan) dan Toyota Vellfire (kiri) yang disita KPK diparkir di parkiran Gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/4/2016). KPK menyita Mobil Jeep Wrangler berplat nomor D 50 KR dan Toyota Vellfire berplat nomor T 1978 hasil gratifikasi milik Bupati Subang Ojang Suhandi yang telah menjadi tersangka dugaan pemberi suap terkait perkara suap BPJS di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. (JIBI/Solopos/Antara/Hafidz Mubarak A.) Mobil Jeep Wrangler berwarna oranye (kanan) dan Toyota Vellfire (kiri) yang disita KPK diparkir di parkiran Gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/4/2016). KPK menyita Mobil Jeep Wrangler berplat nomor D 50 KR dan Toyota Vellfire berplat nomor T 1978 hasil gratifikasi milik Bupati Subang Ojang Suhandi yang telah menjadi tersangka dugaan pemberi suap terkait perkara suap BPJS di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. (JIBI/Solopos/Antara/Hafidz Mubarak A.)
Kamis, 28 April 2016 20:00 WIB Edi Suwiknyo/JIBI/Bisnis Hukum Share :

SUAP KASUS BPJS SUBANG
KPK Sita 2 Mobil Milik Bupati Subang

Suap kasus BPJS Subang di Kejakti Jabar terus disidik KPK. Hari ini, 2 mobil Bupati Subang disita KPK.

Solopos.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita dua mobil milik Bupati Subang Ojang Sohandi yang terjerat kasus dugaan suap penyalahgunaan anggaran pengelolaan dana kapitasi pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Dinkes Kabupaten Subang tahun anggaran 2014.

Dua mobil tersebut yakni Toyota Velfire bernomor polisi T1978 dan mobil jenis Jeep yang belum diketahui nomor polisinya. “Kedua mobil itu disita untuk tersangka OJH,” ujar Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak, Kamis (28/4/2016).

Selain penyitaan, untuk kepentingan penyidikan, penyidik juga memperpanjang masa penahanan terhadap keempat tersangka. “Perpanjangan tersebut selama 40 hari terhitung mulai 2 Mei hingga 10 Juni 2016,” imbuh dia.

Ojang Sohandi ditangkap KPK terkait suap pada jaksa di Kejakti Jabar dalam penanganan kasus BPJS pada Senin (11/4/2016). Dia memberikan uang senilai Rp528 juta agar namanya tidak disebut dalam penanganan perkara di Kejakti Jawa Barat.

Adapun dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 5 orang tersangka yaitu Ojang Sohandi (OJS), Jajang Abdul Holik (JAH), Lenih Marliani (LM), Fahri Nurmallo (FN), dan Devyanti Rochaeni (DVR).

lowongan pekerjaan
Editor,Setter,Ilustrator, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) “…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Arsip dan Tertib Administrasi Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (15/9/2017). Esai ini karya Romi Febriyanto Saputro yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Arsip dan Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen. Alamat e-mail penulis adalah romifebri@gmail.com. Solopos.com, SOLO–UU No. 43/2007 tentang Kearsipan…